RADAR MALANG - Karier Brandon Scheunemann dimulai dari lapangan-lapangan kecil di Malang bersama SSB Putra Gemilang, kemudian berlanjut ke Ricky Nelson Academy. Ia sempat bergabung dengan PSIS Semarang U-20 pada 2021 sebelum pindah ke Persis Solo U-20, lalu kembali lagi ke PSIS awal 2023.
Pada usia 17 tahun, Brandon menjalani debut profesionalnya di Liga 1. Pengalaman tersebut menjadi modal berharga, meskipun pada musim 2023/2024 ia dipinjamkan ke Persipura Jayapura di Liga 2 untuk menambah jam terbang. Kepindahannya ke Arema FC awal tahun ini menjadi titik balik karier profesionalnya di kampung halaman.
Di Arema, Brandon memang belum menjadi pemain utama. Namun konsistensi dan semangat dalam latihan menjadi pertimbangan penting bagi pelatih Timnas U-23 untuk memanggilnya, bahkan saat ia belum mencatatkan menit bermain reguler di klub.
Pembuktian di Level Tim Nasional
Brandon sebelumnya pernah masuk dalam skuad Timnas U-20 di bawah asuhan Shin Tae-yong. Meski sempat absen dalam Piala Asia U-20 2023, ia terus menunjukkan komitmen tinggi di setiap kesempatan latihan dan seleksi.
Pemanggilannya kembali oleh pelatih Vanenburg menjadi bukti bahwa potensi Brandon tak bisa dipandang sebelah mata. Penampilannya di Timnas U-23 menunjukkan kedewasaan bermain dan ketenangan di lini belakang yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Dekat dengan Budaya Lokal, Meski Berdarah Jerman
Menariknya, meski memiliki darah Jerman dari sang ayah, Brandon dikenal fasih berbahasa Indonesia dan Jawa. Ia tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi nilai-nilai lokal dan menjadikannya pribadi yang membumi.
Pilihan untuk bermain di posisi bertahan juga menunjukkan kematangan berpikir. Tak mengikuti jejak ayahnya sebagai striker, Brandon memilih lini belakang sebagai arena terbaik untuk berkembang dan memberi kontribusi pada tim.
Masa Depan Cerah Arek Malang di Timnas
Sebagai pemain muda asal Malang yang kini berseragam Arema FC dan memperkuat Timnas U-23, Brandon Scheunemann menjadi simbol harapan baru sepak bola Indonesia. Ia membuktikan bahwa semangat, kedisiplinan, dan ketekunan bisa membuka jalan menuju panggung internasional, meski tidak selalu dimulai dari sorotan utama di klub.
Dengan potensi dan karakter kuat yang dimilikinya, publik berharap Brandon bisa terus berkembang dan menjadi andalan Garuda Muda di masa mendatang. Kehadirannya di Timnas juga memperkuat narasi bahwa talenta dari daerah seperti Malang mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Asia Tenggara. (id)
Editor : A. Nugroho