E-SPORT Indonesia (ESI) Kota Malang bertekad mengulangi prestasi di Porprov X Jatim 2027. Demi mewujudkan misi itu mereka berupaya melakukan persiapan dengan matang selama dua tahun ke depan. Dimulai dengan melakukan regenerasi atlet pada tahun 2025 ini.
Dua tujuannya, mencari talenta baru. Mengantisipasi atlet yang sudah melewati batas usia Porprov Jatim selanjutnya. ESI Kota Malang akan memanfaatkan Kejurprov Jatim tahun depan untuk mengasah amunisi baru itu.
Sebagai informasi, ESI Kota Malang berhasil menorehkan dua medali dari empat nomor di Porprov IX Jatim 2025. Perinciannya, satu medali emas diraih dari nomor Mobile Legend. Sedangkan satu medali perunggu diraih di nomor PUBG.
Pelatih ESI Kota Malang Adhim Hilmi mengatakan, terdapat sejumlah evaluasi yang harus dibenahi setelah Porprov X Jatim. ”Kami perlu melakukan pencarian atlet muda, untuk pembinaan jangka panjang,” ujar dia.
Atlet andalan ESI Kota Malang berusia di atas 23 tahun saat Porprov Jatim 2027 nanti. Karena itu, mereka akan membina atlet-atlet yang tersedia dengan memberikan banyak jam terbang. Adhim menjabarkan, kejuaraan itu akan menjadi tolok ukur performa atlet muda.
Mereka juga akan memantau siapa saja yang dinilai pantas untuk bermain di Porprov Jatim berikutnya. Setelah itu, baru mengintegrasikan dengan tim yang sudah tersedia.
Dia menjelaskan, kalau kejuaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk mengasah atlet di nomor E-Football. Itu menyusul, kekurangan atlet berpengalaman. ”Player junior (E-Football) perlu banyak bermain di level tersebut,” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho