PARA penggawa Unggul FC Malang bisa bersantai untuk sementara waktu. Itu menyusul, Andres Dwi Persada dkk mendapatkan reward dengan berlibur selama tiga pekan dari manajemen klub. Libur kompetisi itu berlaku sejak Senin kemarin (28/7).
Momentum itu akan dimanfaatkan tim pelatih dan pemain untuk kembali ke kampung halamannya. Para legiun asing yang berasal dari Brasil dan Venezuela memanfaatkan kesempatan itu untuk liburan.
Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono menjelaskan, pembubaran tim sudah dilakukan kemarin malam (28/7). Elemen tim dibebaskan melakukan berbagai aktivitas mandiri sesuai dengan keinginan mereka. ”Terpenting, selama waktu itu (libur kompetisi) pemain tetap profesional,” katanya. Menjaga nama baik diri sendiri, keluarga mereka, dan Unggul FC Malang.
Usa menjabarkan, pemberian waktu tiga pekan didasarkan dengan estimasi kompetisi musim depan. Itu karena, ada kemungkinan jeda untuk Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 tidak panjang. Seperti diketahui, kompetisi musim lalu berlangsung bulan Desember.
Selain itu, durasi tersebut juga didasarkan dengan rencana tim pelatih. Usa mengatakan, pelatih kepala Unggul FC Malang sudah menyiapkan program khusus. Apabila pelatih merasa perlu melakukan latihan secepatnya, pemain bisa segera dipanggil untuk kembali ke Malang.
Lantas, bagaimana dengan program latihan penggawa tim saat berlibur? Usa menjabarkan, Anton Cahyo dkk tidak mendapatkan pekerjaan rumah. ”Karena saat libur akhir musim, selalu ada bongkar pasang skuad,” tambahnya.
Dia percaya, meski tidak ada kewajiban menjaga kebugaran, para pemain melakukan latihan mandiri. Usa yakin, karena hal tersebut merupakan kebutuhan penggawa tim. Saat diabaikan bakal merugikan pemain itu sendiri.
Mengacu jadwal awal klub, para penggawa Unggul FC akan kembali ke Malang pada 18 Agustus nanti. Setelahnya itu, mereka menempa diri untuk bersiap sebelum tampil di PFL 2025/2026. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho