PROBLEM kaki Arkhan Fikri saat membela Timnas Indonesia U-23 dalam ajang ASEAN Championship tidak perlu tindakan operasi. Berdasar informasi yang didapat tim pelatih Arema FC, pemain berusia 20 tahun itu tidak mengalami cedera berat. Arkhan diprediksi bisa tampil dalam laga pertama tim di Super League.
Perlu diketahui, pemain berposisi gelandang itu sempat absen memperkuat Garuda Muda. Nakhoda Tim Merah Putih U-23 Gerald Vanenburg sempat menyampaikan, Arkhan butuh waktu untuk pemulihan. Dia juga mengatakan, terlalu berisiko memainkan pemain asal Sumatera Utara itu.
Situasi itu, sempat membuat Arkhan diterpa rumor kurang mengenakan. Berbagai analisis memprediksi, dia mengalami cedera anterior cruciate ligament yang berat.
Asisten pelatih Arema FC Kuncoro mengatakan, kondisi Arkhan terus membaik jelang laga final ASEAN U-23 Championship kemarin. Menurutnya, pemulihan cederanya tidak perlu waktu yang panjang. ”Saat kami hubungi, dia mengalami memar di area lutut,” katanya kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.
Dia menjelaskan, menghubungi Arkhan pada Senin lalu (28/7). Kuncoro menjabarkan, masalah lututnya itu bisa teratasi dalam waktu dekat. Kemungkinan untuk benar-benar pulih100 persen membutuhkan waktu satu hingga dua pekan.
”Apabila proses recovery lebih cepat, masa pemulihannya satu pekan saja,” katanya. Kondisi itu memungkinkannya untuk tampil bersama Singo Edan pada 11 Agustus nanti. Saat itu menghadapi PSBS Biak.
Mantan pemain Persija itu melihat, keputusan pelatih Timnas U-23 tidak memainkan Arkhan jadi hal tepat. Karena saat terlalu dipaksakan akan membuat problem kakinya tambah parah. Memar di lutut tidak bisa diabaikan. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho