RADAR MALANG - Stadion Utama Gelora Bung Karno memang full suporter malam itu. Ribuan suporter Indonesia memenuhi tribun demi mendukung Garuda Muda di partai final Piala AFF U-23. Sorak-sorai, yel-yel, hingga dentuman drum terdengar menggema sejak awal laga. Tapi siapa sangka, suasana panas itu tak membuat ciut nyali Vietnam. Tim asuhan Kim Sang Sik justru tampil percaya diri dan sukses membungkam Indonesia di kandang sendiri, Selasa (29/7) malam.
Kim Sang Sik, pelatih asal Korea Selatan yang kini membesut Vietnam U-23, langsung menunjukkan ekspresi penuh kebanggaan saat duduk di kursi konferensi pers. Dia tak segan mengungkapkan rasa senangnya setelah berhasil membawa The Golden Star Warriors meraih gelar juara ketiga secara beruntun.
“Saya senang bisa menang atas Indonesia, ini trofi ketiga berturut-turut. Para pemain tidak pernah menyerah selama pertandingan, mereka berjuang 90 menit. Jadi selamat untuk mereka, saya bangga dan juga berterima kasih kepada para suporter yang sudah mendukung,” ujarnya.
Tak hanya bicara soal kemenangan, Kim Sang Sik juga menyinggung atmosfer GBK yang begitu riuh. Menurutnya, meski mayoritas penonton adalah pendukung Indonesia, para pemain Vietnam tetap menunjukkan mental baja sepanjang laga.
“Juga, ada banyak fans Indonesia di stadion, tetapi para pemain tidak pernah menyerah. Mereka berusaha dengan berani, jadi saya berterima kasih kepada pemain Vietnam,” tambahnya.
Kim Sang Sik memang belum lama memegang kendali Vietnam, tepatnya sejak tahun 2024. Namun dalam waktu singkat, dia sudah mampu melanjutkan tradisi juara yang sebelumnya dicetak Dinh The Nam (2022) dan Hoang Anh Tuan (2023).
Meski berhasil keluar sebagai juara, pelatih berusia 47 tahun itu sadar betul bahwa ini bukan akhir segalanya. Menurutnya, ajang AFF U-23 hanyalah salah satu dari rangkaian panjang perjalanan tim.
“Saya ingin para pemain berkembang dan punya pengalaman lewat turnamen semacam ini. Kami masih punya Kualifikasi Asia dan SEA Games yang sangat penting,” jelas mantan bek Timnas Korea Selatan itu.
Dengan kemenangan ini, Vietnam kian menegaskan dominasinya di level Asia Tenggara. Tapi yang lebih penting, seperti diungkapkan Kim Sang Sik, adalah bagaimana para pemain terus tumbuh, mengasah mental, dan belajar dari tiap laga besar yang mereka jalani.
Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 harus mengubur mimpi di hadapan publik sendiri. Tapi, semangat Garuda Muda diyakini belum padam karena masih ada pertandingan - pertandingan penting lainnya yang harus ditatap. (bal)
Editor : A. Nugroho