RADAR MALANG - Belum lama merapat ke Borussia Monchengladbach, Kevin Diks langsung mencuri perhatian. Pemain keturunan Indonesia itu tak butuh waktu lama untuk menunjukkan kualitasnya. Dalam laga uji coba menghadapi klub Spanyol, Valencia, Minggu (3/8/2025). Kevin Diks sukses mencetak gol perdananya dan langsung mengantongi pujian dari sang pelatih.
Gol itu tercipta dari titik putih di babak kedua. Meski hanya bermain sebagai pemain pengganti, Kevin Diks tampil penuh percaya diri. Tanpa ragu, pemain berusia 28 tahun itu mengecoh kiper lawan, Julen Agirrezabala, dan menggetarkan jala gawang. Itu jadi gol perdananya sejak mengenakan seragam Die Fohlen pada musim panas ini.
Kehadirannya di lapangan terasa begitu berpengaruh. Tak cuma menyumbang gol, Kevin Diks juga menunjukkan ketenangan dan kedewasaan dalam menjaga ritme permainan saat Gladbach tak bisa lagi melakukan pergantian pemain karena cedera yang dialami Wael Mohya.
Situasi sulit itu justru jadi momen unjuk gigi bagi Kevin Diks. Dia jadi salah satu sosok penting yang menjaga keunggulan tim hingga peluit panjang berbunyi. Tak heran jika pelatih Gerardo Seoane menyematkan label khusus untuk sang pemain.
“Karena kami memiliki pemain berpengalaman seperti Julian Weigl, Kevin Diks, dan Jonas Omlin di lapangan, kami mampu meraih hasil positif,” ungkap pelatih asal Swiss tersebut, dikutip dari Bild, salah satu media asal Jerman itu.
Gerardo Seoane bahkan mengisyaratkan peluang besar bagi Diks untuk masuk ke daftar starter di laga-laga kompetitif mendatang. Kalaupun tak jadi starter, pelatih berusia 46 tahun itu memastikan Kevin Diks akan mendapat menit bermain yang cukup banyak di musim ini.
Penampilan Kevin Diks di laga kontra Valencia seolah jadi pembuka lembaran cerah di Borussia-Park. Namun, masih ada satu laga uji coba tersisa melawan Brentford, dan bisa jadi itu akan jadi panggung lagi bagi Kevin Diks untuk terus menjaga tempat starter.
Dengan performa yang langsung menonjol dan adaptasi cepat di tim, Kevin Diks tampaknya tak sekadar numpang lewat di Bundesliga. Dukungan dari pelatih, performa menjanjikan, dan jam terbang di level Eropa jadi modal kuat untuk bersinar lebih terang bersama Gladbach musim ini. (bal)
Editor : A. Nugroho