RADAR MALANG - Tak ada angin tak ada hujan, David Luiz tiba-tiba bikin gempar bursa transfer Eropa. Mantan bek Chelsea dan Timnas Brasil itu resmi kembali ke sepak bola Benua Biru usai menandatangani kontrak dengan klub asal Siprus, Pafos FC.
Perekrutan David Luiz jadi sorotan bukan hanya karena namanya yang sudah malang melintang di level tertinggi sepak bola dunia, tetapi juga karena usianya yang tak lagi muda. Di usia 38 tahun, David Luiz justru memilih tantangan baru bersama klub yang akan tampil di kualifikasi Liga Champions musim ini.
Pafos FC pun menyambut sang pemain dengan penuh kebanggaan. Dalam pernyataan resminya, mereka menyebut kedatangan David Luiz sebagai momen paling bersejarah dalam perjalanan sepak bola Siprus. Tak heran, nama besar David Luiz yang pernah merumput di Chelsea, PSG, dan Arsenal tentu membawa angin segar dan atensi luar biasa untuk klub dan liga mereka.
Sebelum kembali ke Eropa, David Luiz sempat menjalani petualangan di Brasil selama tiga tahun. Dia memperkuat Flamengo dan Fortaleza, dan bahkan berhasil mengangkat trofi Copa Libertadores bersama Flamengo pada 2022.
Namun, dia kembali mencicipi atmosfer sepak bola Eropa, sesuatu yang terakhir dia rasakan saat masih berseragam Arsenal pada 2021.
Perjalanan karier David Luiz memang penuh warna. Dia pernah jadi andalan Jose Mourinho saat pertama kali didatangkan ke Chelsea pada 2011. Kemudian dijual ke PSG dengan harga fantastis dan kembali ke Stamford Bridge. Dua tahun setelahnya, dia membawa Chelsea juara Liga Inggris di bawah Antonio Conte. Setelah itu, dia sempat mencoba peruntungan bersama Arsenal, meski tak terlalu lama bersinar di sana.
Meski begitu, kembalinya David Luiz ke Eropa bisa jadi pembuktian bahwa dirinya belum habis. Sayangnya, debutnya bersama Pafos FC harus sedikit tertunda karena dia masih dalam pemulihan cedera paha. Dia dipastikan absen pada leg pertama kualifikasi putaran ketiga Liga Champions melawan Dynamo Kyiv.
Namun jika kondisinya pulih tepat waktu, para penggemar akan segera melihat aksi mantan bintang Premier League ini kembali berlaga di panggung Eropa. Dan tentu saja, ini menjadi babak baru yang menarik untuk diikuti bukan hanya bagi David Luiz, tetapi juga untuk sepak bola Siprus yang kini punya sorotan lebih besar dari sebelumnya. (bal)
Editor : A. Nugroho