TERUS berlatih dan tidak lama libur menjadi gambaran aktivitas atlet Shorinji Kempo Kota Malang saat ini. Setelah gelaran Porprov IX Jawa Timur selesai, mereka langsung fokus persiapan seleksi Pekan Olahraga Provinsi (PON) Bela Diri. Ajang itu menjadi terobosan baru memberi wadah atlet bela diri berkompetisi.
KONI pusat hanya berkonsentrasi ke cabor yang dipertandingkan di Olimpiade saat PON XXII 2028 nanti. Rencananya, ajang itu akan berlangsung dua bulan lagi. PON Bela Diri 2025 digelar di Jawa Tengah pada Oktober nanti.
Pelatih Shorinji Kempo Kota Malang Daffa Affif mengatakan, anak asuhnya akan berusaha melakukan persiapan maksimal. Itu menyusul, untuk mengikuti PON Bela Diri 2025 harus mengikuti seleksi tingkat Jawa Timur. Baru setelah itu, masuk pemusatan latihan dan punya kesempatan tampil di ajang tersebut.
”Karena event tersebut cukup prestisius, kami hanya menurunkan atlet terbaik,” kata Daffa. Menurutnya, untuk menjaring atlet potensial akan melakukan seleksi khusus. Atlet Kempo Kota Malang yang berhasil mendulang prestasi di Porprov IX Jatim 2025 akan dipantau lagi.
Perlu diketahui, Shorinji Kempo Kota Malang berhasil mendulang 11 medali. Dengan perincian enam emas satu perak, dan empat perunggu.
Terkait dengan waktu seleksi tingkat Jatim, Daffa belum bisa memberikan informasi lebih lanjut. Masih menunggu kabar dari pihak Provinsi. Namun diperkirakan, seleksi tersebut paling lambat berlangsung satu bulan dari penyelenggaraan PON Bela Diri 2025.
Demi mewujudkan hal itu, pihaknya sudah mengevaluasi aspek yang perlu atlet dibenahi saat berlaga di Porprov IX Jatim. Mulai dari peningkatan fisik dan teknik. Daffa melihat, para atlet harus naik level agar mampu tampil kompetitif menghadapi kontingen lain. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho