KABUPATEN - Paulinho Moccelin dkk tidak boleh merasa di atas angin dalam laga pertama BRI Super League 2025/2026 hari ini (15.30 WIB). Mereka wajib fokus dan mengeluarkan performa terbaik. Itu karena, PSBS Biak datang ke Stadion Kanjuruhan dengan misi menang.
Mereka sudah memperkuat tim untuk mewujudkan target tersebut. Bakal mengandalkan amunisi delapan legiun asing dan tanah Papua. Lalu, dinakhodai Divaldo Alves. Juru taktik asal Portugal itu kerap menjadi batu sandungan pelatih Singo Edan raih kemenangan.
Dalam dua musim terakhir, dia dua kali mengalahkan Arema FC. Pertama saat menjadi pelatih Persita Tangerang pada BRI Liga 1 2023/2024. Sedangkan musim lalu, membantu Persik Kediri menang atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan.
Sedangkan hal lain yang perlu membuat Johan Ahmat Farizi dkk waspada adalah statistik laga kandang pertama tim tidak selalu bagus sejak era Liga 1. Mulai dari musim 2017 sampai musim 2024/2025, Arema FC menang tiga kali, imbang empat kali, dan sekali kalah.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari tantangan itu. Dia memastikan, elemen tim tidak ada yang meremehkan lawan. Selama satu pekan ini terus memaksimalkan proses persiapan. Sekaligus, menyiapkan antisipasi tactical permainan tim berjuluk Badai Pasifik itu.
”Kami berusaha melakukan yang terbaik agar bisa memenangkan pertandingan di kandang,” katanya. Menurutnya, pemain PSBS Biak tidak sekadar bermain dengan motivasi tinggi. Semangat itu juga ditunjang dengan punya skuad yang berisi pemain-pemain lokal dan asing berkualitas.
Berangkat dari itu, Marcos berharap para pemain memaksimalkan strategi yang sudah disiapkan, menjaga konsentrasi, dan memanfaatkan dukungan Aremania. Support pemain ke-12 harus menjadi tambahan energi. Membuat para pemain bermain dengan 100 persen kekuatan.
Meski enggan jemawa, Marcos mengatakan, anak asuhnya tidak merasa tertekan. Semua sudah sangat siap untuk laga pertama di BRI Super League. Persiapan penggawa tim selama lebih dari dua bulan berjalan dengan positif.
”Tim kami saat ini sangat kuat (komposisi pemainnya), jadi kami yakin bisa tampil baik di laga nanti,” papar dia. Bagi nakhoda asal Brasil itu, wajib hukumnya meraih tiga poin di kandang sendiri. Itu karena, menjadi modal awal tampil kompetitif di Super League.
Sementara itu, winger Ian Puleio menjelaskan, laga pertama penting untuk dimenangkan. Selain karena bermain di kandang, tiga poin di laga pertama akan meningkatkan rasa percaya diri. ”Apabila kami akan bermain di hari spesial klub (ulang tahun),” katanya.
Dalam laga nanti, pesepak bola asal Argentina tidak mematok target yang muluk-muluk. Dia hanya ingin bermain maksimal dan membantu tim menang. ”Tentang gol, saat saya mendapatkan kesempatan akan berusaha untuk memanfaatkannya,” tutur pemain berusia 27 tahun tersebut. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho