UNGGUL FC Malang bergerak cepat mencari penggawa anyar untuk kompetisi baru. Mereka berencana mendatangkan enam pemain di empat posisi berbeda. Jumlah itu mengacu dari pemain tim musim lalu yang tidak diperpanjang kontraknya.
Sebagai pengingat, manajemen Unggul FC tidak melanjutkan kerja sama dengan enam pemain. Sosok tersebut adalah Andi Tenri Juang, Muhammad Rifaldi, Randy Mitsuni, Guntur Sulistyo Ariwibowo, dan Armia Zainul. Akibat itu, kedalaman skuat tim berkurang saat ini.
”Kurang lebih (pemain yang direkrut jumlahnya sama), karena kami mencari kriteria yang tidak berbeda jauh,” ujar Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono kemarin. Satu tujuannya untuk memaksimalkan proses adaptasi. Sekaligus supaya penggawa anyar cepat tune-in dengan sistem permainan tim.
Seperti diketahui, sudah dikembangkan sejak musim lalu. Mantan pelatih Joao Almeida berusaha membuat Unggul FC tampil agresif. Setelah itu, melakukan transisi cepat dari bertahan ke menyerang.
Dia menyebut, akan mendatangkan pemain berposisi penjaga gawang, anchor, flank dan pivot. Keempat posisi itu dinilai cukup krusial. Itu karena, perlu diperkuat supaya Unggul FC Malang bisa kompetitif.
Unggul FC punya sejumlah kriteria khusus untuk pemain-pemain anyar. Salah satunya, pemain yang memiliki kaki dominan kiri. Itu menyusul, tim hanya punya satu pemain dengan kriteria tersebut saat ini.
Selain berkaki kiri, Unggul FC Malang juga berencana merekrut penggawa yang bisa bermain di banyak posisi. Tujuannya, supaya fleksibel dengan skema permainan yang pelatih terapkan. Lalu, jadi opsi saat ada penggawa tim absen.
Dari keempat posisi itu, manajemen tim berlogo singa bermahkota tersebut berencana mendatangkan pemain punya usia produktif. Dengan kisaran umur 22 sampai 27 tahun. ”Penentuan itu sesuai dengan filosofi kami yang mengandalkan pemain muda,” tambahnya.
Disinggung soal sosok pemain yang didatangkan, Usa masih belum mau buka suara. Namun, dia mengungkapkan salah satu pemain yang akan berlabuh datang dari tim empat besar PFL musim lalu. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho