MALANG KOTA - Pertandingan melawan Persijap Jepara besok (30/8) bakal krusial untuk para penyerang lokal Singo Edan. Itu karena, menjadi momentum untuk uji gigi dan mencari simpati. Seperti diketahui, reputasi penyerang lokal Arema FC kurang positif.
Masih sering dipandang sebelah mata. Akibat belum mencatatkan produktivitas gol yang tinggi. Selain itu, nama striker muda Dimas Aryaguna dan Razzaa Fachrezi perlu diuji dalam laga resmi.
Tim pelatih Arema FC selalu menggunakan tiga penyerang asing selama BRI Super League. Mereka adalah Ian Puleio, Dalberto Luan Belo, dan Paulinho Moccelin. Karena itu, bakal absennya Dalberto pada laga pekan ke-4 bisa jadi kesempatan mereka mengubah peruntungan.
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro percaya, performa tim tidak turun jauh saat Dalberto absen. Dia meyakini itu, karena percaya para pemain pengganti akan memberikan performa terbaik. Artinya, berusaha mengemban tugas yang diberikan dengan maksimal.
”Pastinya dalam diri semua pemain di tim ini ada rasa ingin menang. Jadi siapa saja yang tampil akan memberi 100 persen,” paparnya kepada wartawan koran ini. Berangkat dari itu, mantan pemain Persija Jakarta itu percaya, kesempatan Singo Edan raih tiga poin terbuka lebar. Hal yang perlu dilakukan fokus, mengurangi kesalahan, dan memanfaatkan peluang sebaik mungkin saat pertandingan.
Berdasar pantauan wartawan koran ini, para penyerang lokal mengasah finishing sejak latihan Selasa lalu (26/8). Dilanjutkan latihan mini games, Marcos Santos memainkan Dedik dan Razzaa sebagai ujung tombak secara bergantian.
Meski tanpa sang bomber andalan, Kuncoro mengisyaratkan Arema FC tidak mengubah formasi. Marcos Santos berpeluang besar tetap akan mengandalkan pakem 4-3-3 dengan satu penyerang tunggal. Itu menyusul, tim bermain baik dengan skema permainan tersebut pada laga sebelumnya.
Kuncoro menjelaskan, ada peluang bagi Razzaa untuk mencatatkan laga debut bersama Arema FC. Itu karena, sang pemain selalu tampil impresif saat latihan tim. ”Kesempatan dia (Razzaa) sama dengan yang lain, tinggal nanti keputusan Pelatih Kepala di lapangan seperti apa,” ujar dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho