KABUPATEN – Nakhoda anyar Unggul FC Malang Andre Brocanelo menyiapkan sejumlah terobosan setelah resmi gabung tim. Nakhoda berusia 53 tahun itu berniat memadukan filosofi futsal Spanyol dengan permainan yang jadi identitas klub sebelumnya. Misinya, membuat permainan Andres Teran dan kawan-kawan semakin atraktif dan kompetitif.
Pelatih berkebangsaan Brasil itu menjelaskan, untuk mewujudkan misi tersebut akan terlebih dulu menguatkan pertahanan tim. Idenya, semua penggawa Unggul FC harus aktif mengganggu lawan saat tanpa bola. Termasuk, saat pemain lawan menguasai bola di daerah mereka.
”Keinginan (awal) saya adalah tentang pertahanan yang kompleks dengan para pemain terlibat melakukan pressing,” ujar dia. Menurutnya, di Spanyol para pemain selalu bergerak. Menjaga pemain lain untuk menutup ruang passing sekaligus berupaya melakukan intercept cepat.
Hal itu sudah mulai mereka terapkan saat latihan perdana pada Senin lalu (1/9). Berdasar pantauan wartawan koran ini, penggawa Unggul FC sudah melakukan latihan duel satu lawan satu dan dua lawan dua. Mereka juga melatih passing cepat di separo lapangan.
Selain pertahanan, Andre juga berupaya mengasah kemampuan pemain dalam menguasai bola. Dia ingin Ikhsani Fajar dkk banyak memegang bola, supaya bisa mengontrol jalannya pertandingan. Eks nakhoda Real Betis Futsal itu melihat, peluang mencetak gol lebih besar saat tim mendominasi permainan.
Dia melihat, para penggawa Unggul FC tidak kesulitan menerapkan gaya permainan yang diinginkan tim pelatih. Itu dibuktikan dengan adaptasi elemen tim berjalan baik. Mampu menjalankan instruksi selama latihan. Meski belum lama, dirinya melatih tim.
”Memang sesuatu yang baru membutuhkan waktu, tetapi saya yakin sepekan dua pekan tim ini akan semakin solid,” katanya. Dalam latihan perdananya, Andre mengaku sangat senang. Menurutnya, pemain Unggul FC punya kualitas yang bagus. Dirinya yakin timnya bisa tampil kompetitif di Pro Futsal League maupun turnamen nanti. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho