RADAR MALANG - Banyak alasan pemain futsal mengganti nomor punggung. Mulai dari menyesuaikan dengan angka kelahiran, menyamai nomor pemain favorit sampai bermakna khusus. Alasan terakhir itu, jadi dasar Pivot Unggul FC Malang Wellington Pereira mengganti nomor punggung.
Musim lalu, dia mengenakan nomor punggung 23. Pada Pro Futsal League (PFL) 2025/2026, pemain asal Brasil itu memilih angka 12 di jersey yang dipakainya. ”Setelah saya mencari angka yang tersedia di skuad (Unggul FC), saya memilih 12. Berdasar ilmu numerology, angka itu sesuai dengan nama saya,” paparnya.
Dia menjelaskan angka yang dihasilkan dari namanya berjumlah 12. Sementara nomor punggung Wellington musim ini adalah 12. Maka 1+2 dan 1+2 menghasilkan angka 6.
Berdasar penjelasan numerology, angka enam memiliki makna keluarga. Melambangkan kehangatan rumah, ikatan keluarga dan rasa aman. Angka itu juga bisa diartikan sebagai orang yang punya kasih sayang dan bertanggung jawab.
Pemain berusia 32 tahun itu ingin tampil musim depan demi keluarganya. Dia merasa bermain dengan mengingat istri dan anak-anaknya akan meningkatkan motivasi bermainnya. Sehingga bisa tampil lebih baik di setiap pertandingan. ”Harapannya saya, angka itu menjadi doa dan harapannya musim ini,” katanya.
Dia mengungkapkan, banyak pemain asal Brasil yang memercayai adanya numerology. Pria kerap disapa Well itu mengibaratkan, hal itu sebagai memberi sugesti atau kepercayaan pribadi. Mirip dengan zodiac.
”Jujur saja, saya sangat nyaman dengan nomor punggung sekarang,” jelas Well. Dia berharap, perubahan itu membawa manfaat positif ke permainannya musim depan. Termasuk ke tim Unggul FC nanti. Sebagai informasi, Federasi Futsal Indonesia (FFI) baru saja menerapkan aturan anyar terkait nomor punggung. Pemain hanya boleh menggunakan nomor 1–21 di jersey mereka. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho