MALANG KOTA- Berhasil finis di posisi tiga pada pekan ke-4 Super League membuat Arema FC mencatatkan rekor baru. Singo Edan untuk pertama kali menempati posisi tersebut dalam dua musim terakhir. Sebelumnya, Dendi Santoso dan kawan-kawan mengawali perjuangan di kompetisi dengan menempati peringkat bawah.
Pada kompetisi musim 2024/2025, Arema FC berada di peringkat 14 pada pekan ke-4. Itu akibat, anak asuh Joel Cornelli tidak pernah menang. Singo Edan bermain imbang tiga kali dan sekali kalah saat awal musim.
Sedangkan pada BRI Liga 1 2023/2024, Singo Edan menempati peringkat 17. Mereka mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan. Statistik Arema FC, kalah di tiga pertandingan dan sekali bermain imbang (selengkapnya baca grafis).
Manajemen Arema FC melihat performa itu sebagai modal yang bagus untuk tim. Itu karena, komposisi skuad yang baru menunjukkan progres adaptasi yang lebih baik dibandingkan musim lalu. Usaha meningkat performa tim setelah hasil kurang maksimal di Piala Presiden 2025 juga berjalan maksimal.
”Apalagi banyak tim-tim di Super League butuh waktu (untuk tune-in),” ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi. Sedangkan anak asuh Marcos Santos mampu tancap gas. Membuka kompetisi dengan kemenangan besar dan belum terkalahkan.
Yusrinal ingin performa tersebut dipertahankan sampai pertengahan musim. Menurutnya, akan menjadi keuntungan saat Singo Edan terus konsisten. Salah satunya, bisa mengakhiri kompetisi di posisi yang lebih baik dari BRI Liga 1 2024/2025.
”Kalau kami bisa terus di tiga besar di pertengahan musim, akan sangat baik (menjalani sisa musim),” tambah dia. Meski begitu, dia menegaskan Johan Ahmat Farizi cs wajib untuk tidak jemawa. Sebab, klub-klub Super League tidak bisa diprediksi kekuatannya.
Tim-tim besar dapat ditahan imbang tim promosi. Ataupun alami penurunan performa setelah sebelumnya meraih kemenangan. Kondisi tersebut, disebut Yusrinal tidak boleh terjadi untuk Arema FC.
Sebagai informasi, pada pekan ke-4 Super League banyak kejutan terjadi. Mulai dari Malut United tumbang dari PSIM Jogjakarta. Lalu, Persija Jakarta menang telak atas Dewa United. Juara bertahan Persib Bandung tidak terlihat di empat besar.
”Kami tidak boleh meremehkan semua tim (Super League), mereka juga berbahaya,” tandasnya. Saat melawan Persijap Jepara, misalnya. Singo Edan susah payah dapat poin.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari tantangan itu. Dia sudah mewanti-wanti pemain untuk terus kerja keras selama jeda FIFA Matchday. ”Kami harus terus meningkat dan berbenah,” katanya. (zan/gp)
Statistik Awal Musim Singo Edan
Liga 1 2023/2024
Posisi: 17
Hasil Laga: 3 Kalah dan 1 Imbang
Dewa United 1-0 Arema FC
Arema FC 3-3 Persib Bandung
Persik Kediri 2-5 Arema FC
Arema FC 1-3 Bali United
Liga 1 2024/2025
Posisi: 14
Hasil Laga: 3 Imbang, 1 Kalah
Arema FC 0-0 Dewa United
Arema FC 0-2 Borneo FC
Persib Bandung 1-1 Arema FC
Bali United 0-0 Arema FC
Liga 1 2025/2026
Posisi: 3
Hasil Laga: 2 Menang, 2 Imbang
Arema FC 4-1 PSBS Biak
PSIM Jogjakarta 1-1 Arema FC
Arema FC 2-1 Bhayangkara FC
Persijap Jepara 0-0 Arema FC
Editor : A. Nugroho