Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Mengakhiri Cerita Suram Awal Kompetisi, Melampaui Capaian Pekan Ke 4 Dua Musim Terakhir

A. Nugroho • Minggu, 7 September 2025 | 16:39 WIB

 

PROGRES POSITIF: Center back Arema FC Luiz Gustavo (kiri) berusaha menghadang Ian Puleio dalam internal game di Stadion Gajayana, kemarin.
PROGRES POSITIF: Center back Arema FC Luiz Gustavo (kiri) berusaha menghadang Ian Puleio dalam internal game di Stadion Gajayana, kemarin.

MALANG KOTA- Berhasil finis di posisi tiga pada pekan ke-4 Super League membuat Arema FC mencatatkan rekor baru. Singo Edan untuk pertama kali menempati posisi tersebut dalam dua musim terakhir. Sebelumnya, Dendi Santoso dan kawan-kawan mengawali perjuangan di kompetisi dengan menempati peringkat bawah.

 

Pada kompetisi musim 2024/2025, Arema FC berada di peringkat 14 pada pekan ke-4. Itu akibat, anak asuh Joel Cornelli tidak pernah menang. Singo Edan bermain imbang tiga kali dan sekali kalah saat awal musim.

 

Sedangkan pada BRI Liga 1 2023/2024, Singo Edan menempati peringkat 17. Mereka mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan. Statistik Arema FC, kalah di tiga pertandingan dan sekali bermain imbang (selengkapnya baca grafis).

Manajemen Arema FC melihat performa itu sebagai modal yang bagus untuk tim. Itu karena, komposisi skuad yang baru menunjukkan progres adaptasi yang lebih baik dibandingkan musim lalu. Usaha meningkat performa tim setelah hasil kurang maksimal di Piala Presiden 2025 juga berjalan maksimal.

 

”Apalagi banyak tim-tim di Super League butuh waktu (untuk tune-in),” ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi. Sedangkan anak asuh Marcos Santos mampu tancap gas. Membuka kompetisi dengan kemenangan besar dan belum terkalahkan.

 

Yusrinal ingin performa tersebut dipertahankan sampai pertengahan musim. Menurutnya, akan menjadi keuntungan saat Singo Edan terus konsisten. Salah satunya, bisa mengakhiri kompetisi di posisi yang lebih baik dari BRI Liga 1 2024/2025.

 

”Kalau kami bisa terus di tiga besar di pertengahan musim, akan sangat baik (menjalani sisa musim),” tambah dia. Meski begitu, dia menegaskan Johan Ahmat Farizi cs wajib untuk tidak jemawa. Sebab, klub-klub Super League tidak bisa diprediksi kekuatannya.

 

Tim-tim besar dapat ditahan imbang tim promosi. Ataupun alami penurunan performa setelah sebelumnya meraih kemenangan. Kondisi tersebut, disebut Yusrinal tidak boleh terjadi untuk Arema FC.

 

Sebagai informasi, pada pekan ke-4 Super League banyak kejutan terjadi. Mulai dari Malut United tumbang dari PSIM Jogjakarta. Lalu, Persija Jakarta menang telak atas Dewa United. Juara bertahan Persib Bandung tidak terlihat di empat besar.

 

”Kami tidak boleh meremehkan semua tim (Super League), mereka juga berbahaya,” tandasnya. Saat melawan Persijap Jepara, misalnya. Singo Edan susah payah dapat poin.

 

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos menyadari tantangan itu. Dia sudah mewanti-wanti pemain untuk terus kerja keras selama jeda FIFA Matchday. ”Kami harus terus meningkat dan berbenah,” katanya. (zan/gp)

 

Statistik Awal Musim Singo Edan

Liga 1 2023/2024

Posisi: 17

Hasil Laga: 3 Kalah dan 1 Imbang

Dewa United 1-0 Arema FC

Arema FC 3-3 Persib Bandung

Persik Kediri 2-5 Arema FC

Arema FC 1-3 Bali United

 

Liga 1 2024/2025

Posisi: 14

Hasil Laga: 3 Imbang, 1 Kalah

Arema FC 0-0 Dewa United

Arema FC 0-2 Borneo FC

Persib Bandung 1-1 Arema FC

Bali United 0-0 Arema FC

 

Liga 1 2025/2026

Posisi: 3

Hasil Laga: 2 Menang, 2 Imbang

Arema FC 4-1 PSBS Biak

PSIM Jogjakarta 1-1 Arema FC

Arema FC 2-1 Bhayangkara FC

Persijap Jepara 0-0 Arema FC

 

 

 

 

Editor : A. Nugroho
#2025 2026 #Arema FC #Super League #awal musim #Rekor Baru