BERGABUNGNYA Azfar Burhan ke Unggul FC Malang tidak sekadar menambah opsi penjaga gawang. Pemain berusia 25 tahun itu juga membuat persaingan sehat antar kiper di tim semakin kompetitif. Pengalaman Azfar memperkuat sejumlah klub futsal, membuatnya punya jam terbang tinggi.
Sebagai informasi, usai membawa Unggul FC menjuarai Liga Nusantara 2022, Azfar hijrah ke dua tim Pro Futsal League. Di antaranya IPC Pelindo pada 2023. Lalu berseragam Sadakata United dua musim sampai kompetisi 2024/2025.
Kembali ke Unggul FC, Azfar mengaku merasakan banyak perubahan. Timnya dihuni memiliki pemain semakin berkualitas. Tidak terkecuali yang berposisi sebagai penjaga gawang.
Seperti Angga Ariansyah, rekan setim saat di era Linus yang kini mendapatkan panggilan Timnas. Lalu Muhammad Rizki eks pemain Bintang Timur Surabaya. ”Saya tidak melihat hal itu (persaingan antar kiper) sebagai rivalitas, melainkan saling mengisi peran satu sama lain,” ujarnya.
Baginya, rekannya di tim bukan penghalang. Melainkan sosok yang dapat saling membantu meningkatkan kualitas. Memberikan saran tentang kekurangan saat latihan.
Lingkungan positif tersebut dapat mendorong Azfar tampil lebih baik. Membantu Unggul FC meraih kemenangan saat pertandingan berlangsung. Sekaligus meraih target untuk lebih baik dari musim lalu.
Musim ini, pemain bernomor punggung 2 itu tidak hanya ingin membantu Unggul FC meriah juara PFL. Lebih jauh, ingin mendapatkan kesempatan memperkuat tim merah putih. kata dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho