MANAJEMEN Unggul FC Malang belum merampungkan proses perekrutan pemain U-20. Itu karena, masih menunggu keputusan final dari Federasi Futsal Indonesia (FFI). Sampai saat ini, kewajiban menambah pemain U-20 untuk Pro Futsal League (PFL) 2025/2026 masih abu-abu.
Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono menjelaskan, pihaknya sudah berdiskusi panjang dengan federasi bersama klub-klub PFL. Pembahasannya menyoroti tujuan utama aturan pemain U-20 serta manfaatnya bagi setiap klub peserta. Hasilnya, regulasi tersebut hingga kini masih belum bisa diputuskan.
”Kami masih menunggu, hasil finalnya. apakah regulasi U-20 ini resmi dilanjutkan atau tidak,” ujar Usa. Menurutnya belum mendapat informasi terbaru soal jadwal pengumuman. Klub masih harus menunggu surat resmi dari federasi.
Sembari menunggu hasil tersebut, kelima pemain U-20 yang trial di Unggul FC tetap ikut latihan tim. Mereka juga sempat tampil dalam laga uji coba menghadapi tim futsal Universitas Negeri Malang pada Sabtu lalu (8/9). Mereka akan tetap bersama tim sampai regulasi diputuskan.
Soal pemain trial, manajemen Unggul FC Malang memastikan tidak akan merekrut semuanya. Tim pelatih hanya akan memilih tiga nama terbaik. Jumlah itu dirasa cukup untuk menambah kekuatan tim.
Namun, jika regulasi tersebut dibatalkan Unggul FC akan mengambil langkah berani. Terpaksa harus memulangkan kelima pemain trial U-20. ”Kami akan memaksimalkan skuad dengan 17 sampai 18 pemain saja,” katanya.
Manajemen klub bermarkas di Unggul Sports Center itu sudah menyampaikan rencana itu ke para pemain trial beberapa waktu lalu. Mereka diklaim memahami konsekuensi dari situasi yang belum jelas tersebut. Sebelumnya, lima pemain U-20 ikut trial bersama Unggul FC selama dua pekan. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho