GAGAL tampil di Porprov IX Jatim 2025 akibat terganjal regulasi usia tidak membuat Lolita Endah Prasiwi kehilangan motivasi. Atlet sepatu roda Kota Malang itu bertekad meraih prestasi di kejuaraan lain. Salah satu ajang yang menjadi bidikannya untuk mendapat medali adalah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 September mendatang.
Saat Porprov IX Jatim 2025 lalu, hanya atlet berusia 19 tahun yang bisa bertanding di cabor sepatu roda. Pada waktu itu, Lolita berusia 21 tahun. Akibatnya, hanya bisa menonton rekan-rekannya beraksi di kejuaraan multi cabang itu.
Pelatih Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Kota Malang Yossy Aditya Nugraha berharap, anak asuhnya memanfaatkan kesempatan tampil di POMNAS. Dia melihat, peluang meraih medali di kejuaraan tersebut cukup besar. ”Saat ini performanya (Lolita) terus meningkat,” ujarnya.
Perkembangan itu tidak bisa dilepaskan dari program latihan keras yang dijalani Lolita. Baik itu saat pemusatan latihan di Sidoarjo maupun bersama klubnya di Malang. Konsistensi itu membuatnya tidak mengalami penurunan meski absen di Porprov IX Jatim 2025.
Yossy yakin Lolita bisa berbicara banyak di POMNAS XIX 2025. Keyakinan itu muncul dari rekam jejak prestasi anak asuhnya yang positif di ajang besar. Seperti meraih medali emas di Porprov Jatim 2022 dan 2023 lalu.
Mahasiswa Universitas Negeri Malang itu dijadwalkan turun di tiga nomor pada POMNAS XIX 2025. Nomor yang akan diikuti yakni 1.000 meter sprint, 500 meter sprint, serta 500 meter team relay. Ajang ini menjadi kesempatan penting baginya untuk menunjukkan kemampuan terbaik. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho