KABUPATEN – Jelang melawan Dewa United (13/9), dua young guns Arema FC kembali berlatih kemarin. Arkhan Fikri dan Salim Tuharea menempa diri dengan penggawa Singo Edan lain di Stadion Kanjuruhan. Sebelumnya, mereka masuk skuad Garuda Muda yang berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-23 di Sidoarjo.
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi bersyukur, Arkhan dan Salim kembali dalam kondisi terbaik. Mereka tidak mengalami problem kaki saat membela tim merah putih. ”Kembalinya mereka jadi keuntungan bagus untuk kami,” ujar dia.
Dia menjabarkan, Arkhan menjadi pilihan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Betinho Filho. Pemain berusia 20 tahun itu diyakini akan memberikan performa terbaik. Itu menyusul, penampilannya di lini tengah semakin matang dan konsisten.
Musim lalu, Arkhan tampil sebanyak 29 laga di kompetisi Super League. Waktu itu dirinya mengoleksi dua gol dan lima assist. Saat Kualifikasi Piala Asia U-23 kemarin, dia mencatatkan tiga kali penampilan dengan mengemas satu gol.
Sementara itu, Salim bisa jadi opsi bagi Pelatih Marcos Santos untuk menambah kekuatan di sektor sayap. Musim ini, dia sempat mencetak satu gol di ajang Piala Presiden 2025. Catatan itu membuktikan pemain berusia 21 tahun tersebut sudah klop dengan skema pelatih anyar.
Pria yang akrab disapa Inal itu melihat, pengalaman keduanya bermain di Timnas bakal meningkatkan kualitas tim. Karena Salim dan Arkhan merasakan laga berat di Kualifikasi Piala Asia U-23. Salah satunya saat melawan Timnas Korea Selatan U-23.
Harapannya, jam terbang itu dapat memberi manfaat positif untuk Singo Edan. Mampu mengangkat performa tim dan membantu tim meraih tiga poin. Menurutya, Arema FC membidik tiga poin.
Terkait dengan potensi Arkhan dan Salim, Inal menyerahkan keputusan itu kepada Pelatih Kepala Marcos Santos. Melihat kondisi saat ini, keduanya cukup bugar untuk tampil saat pertandingan besok. ”Ada waktu untuk recovery, jadi mereka berdua berpeluang ikut bertanding (bermain),” jelas dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho