Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Fikri Arjidan Harus Bermain di Luar Posisi Asli

Galih R Prasetyo • Senin, 15 September 2025 | 17:31 WIB

 

 

ilustrasi
ilustrasi

PEMAIN anyar Arema FC Fikri Arjidan merasakan laga debut pada Super League pekan ke-5 dengan perasaan campur aduk. Dia bahagia, tapi juga kecewa. Itu menyusul, laga pertamanya berkostum Singo Edan berakhir dengan kekalahan.

Dewa United berhasil mencuri tiga poin dari Stadion Kanjuruhan. Alexis Messidoro dan kawan-kawan menang dengan skor 2-1. Itu menjadi kemenangan kedua Banten Warriors dalam lima laga terakhir.

Selain itu, Fikri juga sempat dibuat terkejut dengan instruksi Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos. Jelang bermain pada interval kedua, dia diminta untuk berlaga di luar posisi asli. ”Saya sempat terkejut saat diminta bermain di nomor 10 (gelandang serang),” katanya.

Menurutnya, bersama klub sebelumnya belum pernah bermain di posisi tersebut. Arjidan diminta untuk mengisi posisi winger atau full back kiri. Itu menyusul, mempunyai kecepatan dan bisa menyerang serta bertahan dengan cukup baik.

Karena itu, dalam laga melawan Dewa United dirinya butuh penyesuaian saat awal bermain. Tidak langsung klop dengan permainan tim. Tapi berjalannya waktu, dia percaya diri untuk bermain di nomor 10 atau gelandang serang.

Menurutnya bermain di posisi itu menuntutnya untuk bisa mengalirkan bola. Melakukan kombinasi permainan. Lalu berani menusuk ke pertahanan lawan. ”Saat diminta bermain di posisi tersebut lagi ke depan, saya akan berusaha bermain lebih baik lagi,” paparnya.

Baginya, bukan sebuah masalah bermain di posisi mana saja. Terpenting, bisa memberikan kontribusi maksimal untuk Singo Edan. Membantu tim mendapatkan kemenangan. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #dewa united #stadion kanjuruhan #Singo Edan