KABUPATEN – Kekalahan dari Dewa United memang tidak menggoyahkan posisi Arema FC di peringkat ketiga Super League. Namun, hasil minor itu membuat jarak poin Singo Edan dengan tim-tim di bawahnya kian tipis. Arema FC berpotensi dikudeta tim lain saat kembali kalah pada laga pekan ke-6, 22 September nanti.
Seperti diketahui, Arema FC saat ini mengoleksi delapan poin dari lima pertandingan. Jumlah poin itu sama dengan PSIM Jogjakarta dan Persijap Jepara yang ada di peringkat empat dan lima. Sementara Persib Bandung dan Persik yang di posisi enam dan tujuh mengoleksi tujuh poin.
Arema FC berjarak empat poin dengan pemuncak klasemen Borneo FC. Klub asal Kalimantan Timur itu mengoleksi 12 poin, hasil dari meraih empat kemenangan.
Pelatih Kepala Arema FC, Marcos Santos, menyadari tantangan tersebut. Dia ingin Singo Edan mempertahankan posisi saat ini selama mungkin. Itu karena dapat mewujudkan misi tim akhiri kompetisi di peringkat lebih baik.
”Karena itu kami tidak boleh kalah lagi di pertandingan selanjutnya,” ujar juru taktik asal Brasil tersebut. Demi bisa mewujudkan misi itu, pelatih 46 tahun itu sudah mengantongi sejumlah evaluasi. Salah satu yang akan diperbaikinya bersama tim pelatih adalah penyelesaian akhir.
Dia merasa hasil akhir menghadapi Dewa United akan berbeda saat anak asuhnya punya finishing lebih baik. Berdasar catatannya, pemain Arema FC menciptakan tujuh shots on target dari 16 kali percobaan. Namun, dari upaya tersebut hanya bisa menceploskan satu gol.
Perbaikan itu sudah dipersiapkan sejak latihan Senin kemarin (15/9). Pemain cadangan dan yang tidak tampil menghadapi Dewa United mendapat menu fisik serta taktik, lalu mengasah penyelesaian akhir. Latihan itu memaksimalkan penyerangan lewat tengah dan pinggir lapangan.
”Kami melihat situasi itu sebagai peluang (mencetak gol), khususnya pemain sayap kami yang cepat,” katanya. Dia melihat beban untuk mencetak gol tidak hanya ditujukan kepada Dalberto Luan Belo saja, tetapi para pemain juga mengemban tugas tersebut.
Sementara itu, winger Arema FC Ian Puleio memastikan timnya tidak akan membuang-buang peluang di pertandingan mendatang. Sebab, mereka telah belajar dari kekalahan menyakitkan atas Dewa United. Pada waktu itu, Singo Edan baru mencetak gol pada menit ke-90+7.
”Kami harus lebih bijak dalam pengambilan keputusan di sepertiga akhir,” katanya. Dia yakin tim pelatih akan mempersiapkan program latihan untuk meningkatkan kemampuan penggawa tim dalam mencetak gol. Apalagi dalam laga selanjutnya harus melawan tim yang tidak kalah kuat. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho