RADAR MALANG - Franco Mastantuono kini tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola. Ia resmi mencatatkan sejarah bersama Real Madrid di panggung Liga Champions. Pemain berusia 18 tahun itu menjadi starter termuda sepanjang sejarah Los Blancos di kompetisi elit Eropa. Hal itu menjadi sebuah pencapaian yang sebelumnya dipegang oleh legenda klub, Raul Gonzalez.
Sejak bergabung dari River Plate awal musim panas lalu, Mastantuono sudah dipercaya Xabi Alonso untuk turun di laga-laga penting. Meski belum genap sebulan berseragam Real Madrid, ia mampu menunjukkan bakat istimewa yang membuat Madrid rela menggelontorkan dana besar demi mendapatkannya. Usianya yang masih 18 tahun justru semakin menambah nilai spesial dari debut bersejarah ini.
Atmosfer Santiago Bernabeu malam itu menjadi saksi lahirnya bintang baru. Mastantuono tampil penuh percaya diri melawan Marseille. Ia bahkan nyaris mencetak gol saat pergerakannya yang lincah berhasil mengecoh bek lawan, hanya saja tembakan terukurnya masih membentur tiang. Beberapa peluang emas juga sempat ia ciptakan, namun penyelesaian akhir belum berpihak kepadanya.
Meski gagal menyumbang gol, penampilan Mastantuono sudah cukup untuk mencuri hati Madridista. Sorak sorai penonton bergema setiap kali ia menyentuh bola, dan ketika ditarik keluar pada menit ke-63, sambutan meriah dari tribun menjadi bukti bahwa publik Bernabeu langsung jatuh hati padanya.
Keberhasilannya memecahkan rekor Raul yang bertahan hampir tiga dekade jelas bukan perkara sepele. Apalagi, ia juga masuk dalam jajaran pemain Argentina termuda yang tampil sebagai starter di Liga Champions, hanya kalah dari Lionel Messi pada 2004 silam. Tak ayal, julukan The Next Messi pun mulai melekat padanya.
Rekor, sambutan hangat, dan performa menjanjikan hanyalah awal dari perjalanan panjang Mastantuono di Madrid. Dengan bakat yang dimilikinya, ia diyakini bisa berkembang menjadi sosok superstar baru dan bagian penting dari masa depan Los Blancos.
Sejarah telah ditorehkan, dan sebuah kisah baru di Bernabeu baru saja dimulai. Franco Mastantuono kini bukan sekadar talenta muda, melainkan simbol harapan baru Real Madrid yang siap memikat dunia sepak bola. (bal)
Editor : A. Nugroho