RADAR MALANG – Tanpa Lamine Yamal! Itulah yang jadi salah satu kelemahan Barcelona saat bertandang ke stadion St James Park, kandang Newcastle United dini hari nanti (19/9). Meski mampu menang telak di pertandingan La Liga melawan Valencia, Barcelona jelas masih punya celah.
Celah inilah, terutama belum terujinya lini belakang klub Catalan ini yang bakal dimanfaatkan penyerang-penyerang The Magpies.
Tampil perdana usai bertahun-tahun tak menyambangi Liga Champions, Newcastle United jelas punya motivasi kuat di kompetisi ini.
Apalagi mereka juga harus membuktikan bahwa sepeninggal Alexander Isak yang memilih hijrah ke Liverpool, skuad asuhan Eddie Howe tetap kompetitif dan mampu bersaing di Eropa.
Tampil ganas dengan keberadaan striker baru mereka Nick Woltemade, Newcastle bisa mengandalkan crossing untuk membelah pertahanan Barcelona yang digalang Pau Cubarsi dkk. Tinggi Woltemade yang nyaris 2 meter bakal menjadi keunggulan.
Apalagi sayap-sayap Newcastle seperti Anthony Gordon, Harvey Barnes, atau Jacob Murphy yang dikenal cepat dan bertenaga.
Eddie Howe bahkan mengutarakan niatnya untuk memasang Gordon sejak babak pertama. Dia ingin pemain asal Liverpool itu menunjukkan kelasnya sebagai salah satu bintang dunia.
“Anthony adalah pemain yang luar biasa dan Anda tidak akan pernah bosan melihatnya. Kami akan berusaha memanfaatkannya. Apakah itu sejak awal pertandingan, kita lihat saja nanti,” ujarnya saar konferensi pers sebelum laga.
Eddie mengatakan bahwa pemain 24 tahun itu memberikan kecepatan dan ketepatan yang selalu dibutuhkan lini depan Newcastle.
“Ini adalah musim yang penting dalam kariernya dan kami berharap dapat membantunya mencapai level tertingginya jika memungkinkan,” bebernya.
Dengan formasi agresif 4-3-3 bukan tidak mungkin Newcastle akan menggebrak sejak awal. Mereka bakal memanfaatkan sisi kiri pertahanan Barcelona yang jauh lebih terbuka.
Dengan skema melebar penuh, sayap-sayap Newcastle bakal mampu memberikan umpan silang yang menyulitkan. Jika skema ini sukses, klub berkostum putih-hitam ini berpeluang besar unggul lebih dulu.
Duel Rashford vs Gordon demi Satu Tempat di Timnas
Masalahnya, Barcelona bukan tim ecek-ecek. Hansi Flick punya banyak cara memaksimalkan kemampuan pemainnya. Ada peluang, pemain pinjaman dari Manchester United, Marcus Rashford, bermain sejak awal laga.
Hal ini bisa menjadi tantangan besar bagi Gordon untuk menguji kepantasannya berseragam The Three Lions.
Sama-sama bermain di sisi kiri, Rashford dan Gordon adalah winger andalan yang akan bersaing di timnas. Dengan gaya main yang hampir sama, keduanya sama-sama punya peluang untuk menarik pelatih timnas, Thomas Tuchel.
Di sisi lain, Newcastle secara tim harus bisa memutus kreativitas Pedri. Dialah metronom yang mampu membagi bola dan mengalirkan serangan ke lini terdepan Barcelona. Pasokan bola dari pemain Spanyol ini harus dihentikan.
Sandro Tonali akan berhadapan langsung dengan Pedri. Dibantu oleh Bruno Guimaraes dan Joelinton, ketiganya diharapkan mampu menetralisir lini tengah Barcelona yang sangat cair dan super kreatif.
Hal ini menjadi back up pertahanan Newcastle yang tampaknya belum teruji bermain di level tertinggi.
Di laga ini, Newcastle kemungkinan bakal menggunakan medium block dengan pertahanan zona yang jauh lebih fluid.
Pasalnya, taktik man to man marking kerap tak berguna saat menghadapi para pemain Barcelona yang dikenal memiliki kemampuan umpan dan penetrasi ke ruang antarlini di atas rata-rata.
Prediksi Formasi dan Starting Eleven Newcastle vs Barcelona
Newcastle
4-3-3
Pope (pg), Trippier (k), Schar, Burn, Livramento, Guimaraes, Tonali, Joelinton, Murphy, Woltemade, Gordon
Barcelona
4-2-3-1
Garcia (pg), Kounde, E. Garcia, Cubarsi, Martin, Pedri, Casado, Raphinha (k), Lopez, Rashford, Lewandowski
Stadion: St James Park
19 September 2025, 02.00 WIB
Editor : A. Nugroho