STATUS Juara Umum Porprov IX Jatim 2025 tidak membuat PSAWI Kota Malang puas. Mereka semakin termotivasi meraih prestasi di kejuaraan lain. Karena itu, dalam ajang Ngawi Wakeboard Championship berhasil membawa pulang empat medali.
Medali emas masing-masing didapatkan Destri Fitria kategori U-23 putri dan Elza Wahyu Kinazih kategori U-17 putri. Sementara perolehan satu perak diraih Muhammad Faaza di kategori U-23 putra. Lalu perunggu diraih Junio Rizky Rosewig di kategori U-14 putra.
Ketua Umum Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia (PSAWI) Kota Malang Dewi Parwati menjelaskan, hasil itu merupakan buah dari konsistensi latihan. Setelah PORPROV IX Jatim 2025 para atlet tetap rutin menempa diri. ”Kami setiap Selasa melatih fisik visualisasi dan pada akhir pekan (mengasah teknik) di Embung Cempaka,” ujar dia.
Berkat program itu, kondisi atlet PSAWI Kota Malang tetap terjaga selama jeda kejuaraan. Sehingga, saat bertanding di kejuaraan lain sudah siap tempur. Punya bekal mental, fisik, dan teknik.
Dewi menjabarkan, para atlet wakeboard Kota Malang juga melaksanakan latih tanding selama dua hari. Itu dilakukan di Waduk Pondok, Kabupaten Ngawi yang notabene venue perlombaan. Menurutnya, performa atlet akan optimal saat mengenali venue pertandingan.
Persiapan yang matang itu membuat atlet PSAWI Kota Malang lebih percaya diri saat bertanding. Mampu mengalahkan sejumlah kontingen unggulan. Dari usaha itu, mampu membawa pulang dua emas, satu perak dan satu perunggu.
Dewi menjabarkan, para atlet tidak akan cepat puas dengan capaian tersebut. PSAWI Kota Malang bertekad terus meraih prestasi di kejuaraan lainnya. ”Setelah ini, kami akan mempersiapkan turnamen wakeboard dan ski air di Mojokerto November mendatang,” ujar dia. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho