WELLINGTON PEREIRA dan kawan-kawan kembali ke Malang dari Bandung membawa pengalaman berharga. Mereka mendapat pelajaran dan bahan evaluasi setelah menggelar uji coba melawan Moncongbulo FC, 18-19 September. Seusai laga itu, mereka akan berbenah sebelum tampil di Super Cup 2025 pekan depan.
Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono bersyukur anak asuh Andre Brocanelo bisa latih tanding dengan sesama tim Pro Futsal League. Para pemain merasakan tekanan laga yang berbeda dibandingkan dua laga uji coba sebelumnya. Di mana Unggul FC menang telak saat melawan Tim Futsal UM dan Casper FC.
”Dari laga uji coba itu, ketelitian dan pengambilan keputusan pemain harus lebih ditingkatkan,” ujarnya. Berdasar analisisnya, penggawa Unggul FC belum mampu memaksimalkan peluang. Terutama saat menemukan ruang kosong dalam situasi serangan balik.
Meski begitu, Usa percaya pekerjaan rumah itu bisa segera dibenahi. Itu menyusul, latihan para pemain selama tiga pekan menunjukkan perkembangan positif. Kondisi tersebut akan semakin maksimal seiring berjalannya waktu.
Usa menegaskan, timnya tidak hanya membawa pulang catatan minor saja. Mereka juga mendapatkan hasil impresif dari skema permainan yang diterapkan Andre Brocanelo. Salah satu yang paling menonjol, bermain dengan intensitas tinggi.
”Pressing para pemain Unggul FC sepanjang pertandingan selalu terjaga,” ujar dia. Dia melihat, fisik Ikhsani Fajar dkk berada dalam performa terbaik. Mereka berhasil membuat pemain Moncongbulo FC tidak nyaman lama-lama memegang bola. ”Kami yakin bisa memaksimalkan waktu latihan untuk mempersiapkan diri sebelum Super Cup,” tandasnya.
Lantas, berapa skor pertandingan menghadapi Moncongbulo FC? Pria asal Malang itu enggan menjabarkan secara detail. Bagi Unggul FC Malang hasil bukan tujuan utama. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho