Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arsenal Tahan Imbang Manchester City, Pep Guardiola Gunakan Parkir Bus untuk Redam Meriam London

A. Nugroho • Senin, 22 September 2025 | 20:03 WIB
MENAKJUBKAN: Gabriel Martinelli menyelamatkan Arsenal dari kekalahan pada laga melawan Manchester City malam tadi (22/9).
MENAKJUBKAN: Gabriel Martinelli menyelamatkan Arsenal dari kekalahan pada laga melawan Manchester City malam tadi (22/9).

RADAR MALANG – Laga big match Liga Inggris mempertemukan Arsenal kontra Manchester City di Emirates Stadium, Minggu malam (22/9). Pertandingan yang penuh gengsi ini berakhir dengan skor imbang 1-1. Duel juga menjadi sorotan karena Pep Guardiola, pelatih yang terkenal dengan filosofi sepak bola menyerang dan penguasaan bola, memilih menggunakan taktik bertahan atau yang sering disebut parkir bus.


Sejak awal laga, Arsenal tampil percaya diri di hadapan pendukungnya sendiri. Mikel Arteta, yang pernah menjadi asisten Guardiola di City, tampak ingin membuktikan bahwa The Gunners sudah bisa menandingi gaya permainan sang mentor. Arsenal menekan sejak menit pertama, memaksa City bertahan cukup dalam.

 

Namun, justru Manchester City yang berhasil mencetak gol lebih dulu. Pada menit ke-9, sebuah serangan balik cepat menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah. Tijjani Reijnders melakukan dribel ciamik untuk melewati lini tengah Arsenal, sebelum melepaskan umpan ke sisi kanan. Erling Haaland yang berdiri bebas tanpa kawalan berhasil menuntaskan peluang dengan sepakan keras mendatar. Kiper David Raya tak mampu berbuat banyak. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

 

Memasuki babak kedua, Arsenal semakin gencar menekan dan mencoba menembus rapatnya pertahanan City. Namun, Pep Guardiola mengambil keputusan yang mengejutkan, ia menurunkan blok pertahanan sangat dalam, bahkan memasukkan lebih banyak gelandang bertahan. Strategi ini seolah menandakan City bermain dengan taktik parkir bus sesuatu yang sangat jarang dilakukan Guardiola sepanjang karier kepelatihannya.

 

Taktik tersebut sempat berjalan efektif, membuat Arsenal frustrasi. Namun, drama terjadi di masa injury time. Pada menit ke-90+3, Eberechi Eze melepaskan umpan lambung. Gabriel Martinelli yang masuk sebagai pemain pengganti sukses menyambar bola dengan mencukil bola yang tak bisa dihalau oleh Donnaruma. Stadion Emirates pun bergemuruh setelah skor berubah menjadi 1-1.

 

Hasil imbang ini membuat Arsenal tetap bertahan di posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris dengan 10 poin dari lima pertandingan. Sementara Manchester City masih tertahan di papan tengah, tepatnya peringkat ke-9 dengan 7 poin.

 

Pertandingan ini tidak hanya meninggalkan cerita soal hasil akhir, tetapi juga menambah catatan baru dalam perjalanan Guardiola. Sang pelatih yang dikenal dengan permainan penguasaan bola akhirnya dipaksa memainkan taktik bertahan demi mengamankan poin dari Arsenal. (run)

Editor : A. Nugroho
#Arsenal #manchester city #Liga Inggris #pep guardiola