KEGAGALAN meraih banyak medali di Porprov IX Jatim 2025 tidak membuat cabor Pickelball Kota Malang menyerah. Mereka menargetkan peningkatan prestasi saat di Porprov Jatim selanjutnya. Salah satu upaya mereka untuk mewujudkan misi itu dengan merekrut atlet muda tahun ini.
Ketua Umum Indonesia Pickelball Federation (IPF) Kota Malang Harry Matheris Suhangga menjabarkan, cabor mereka baru dibentuk untuk gelaran Porprov IX Jatim 2025. Karena itu, memiliki waktu kurang dari tujuh bulan membangun tim. Terpaksa harus merekrut sejumlah atlet dari luar Kota Malang.
”Sekitar enam dari 12 atlet yang ikut di Porprov IX Jatim 2025 berasal dari luar (Kota Malang),” katanya. Dia menjelaskan, tidak semua atlet yang ikut tim Pickelball Kota Malang saat Porprov Jatim lalu akan kembali ambil bertanding. Karena itu, dia berupaya menambah jumlah atletnya dengan melakukan penjaringan.
Mereka berencana melakukan kolaborasi dengan berbagai SD, SMP sampai SMA. Untuk nantinya dapat dibuatkan program ekstrakurikuler khusus. Dia melihat, atlet di usia 10-18 tahun mempunyai masa depan panjang sebagai atlet.
Mereka dapat berpartisipasi di ajang Porprov Jatim lebih dari dua kali. Sekaligus mematangkan mentalitas bertanding lebih awal. ”Untuk target perekrutan jelas sebanyak-banyaknya,” ujar Harry.
Menurutnya, semakin banyak atlet dapat membantu cabor mengikuti berbagai kejuaraan. Baik itu turnamen terbuka maupun ajang resmi yang digelar KONI Jatim atau Kota Malang. Pickelball Kota Malang akan punya persiapan panjang saat berhasil melakukan penjaringan atlet tahun ini. Sebab, penyelenggaraan Porprov selanjutnya dihelat dua tahun lagi. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho