KEBERHASILAN Davin Dalana dan Abdullah Faiq meraih medali di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 tidak karena keberuntungan. Atlet Panahan Kota Malang itu bermodal jam terbang tinggi di berbagai kejuaraan sebelum berlaga di POMNAS. Mentalitas itu membuat keduanya meraih emas di nomor beregu Divisi Compound Putra.
Pelatih Kepala Panahan Kota Malang Difah Dwi Anggraini menjabarkan, kedua atlet tersebut mempunyai banyak pengalaman di berbagai kejuaraan. Seperti mendapatkan medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) IX Jatim 2025. Lalu meraih medali emas di Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV) Jatim 2025.
”Memang persiapan latihan mereka singkat, tetapi karena mereka sudah banyak pengalaman bisa mengatasi situasi tersebut,” katanya. Difah menyebut, Davin dan Abdullah tidak menggelar pemusatan latihan. Mereka latihan secara mandiri dan harus menyesuaikan kesibukan sebagai mahasiswa.
Dengan persiapan tersebut, keduanya menatap POMNAS XIX 2025 dengan optimisme tinggi. Selama bertanding, tidak mengalami kendala berarti. Mampu melalui setiap babak dengan hasil maksimal.
Difah menjelaskan, di babak final Davin dan Abdullah berhasil mencatatkan perolehan poin tertinggi. Jaraknya, cukup jauh dibandingkan kontingen lain. Karena itu, berhasil mendapatkan medali emas.
Pencapaian tersebut menjadi modal positif bagi keduanya. Sebab, bisa mengukur kemampuan saat bertanding di level nasional. Tolok ukur itu akan merupakan modal penting sebelum tampil di kejuaraan lainnya.
Difah berharap kedua anak asuhnya itu tidak cepat puas. Menurutnya, masih banyak kejuaraan yang harus mereka menangi pada masa mendatang. ”Harus tetap semangat berlatih dan jangan pernah berhenti untuk tampil maksimal,” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho