KEKUATAN lini tengah Arema FC bakal bertambah di laga Super League pekan ke-9. Betinho Filho bisa kembali bermain saat Singo Edan menghadapi PSM Makassar pada 19 Oktober nanti. Dia sudah bebas dari sanksi Komisi Disiplin (Komdis) PSSI saat ini.
Sebelumnya, dia hanya menjadi penonton saat Arema FC bermain di laga home dan away. Mantan pemain PSS Sleman itu absen saat tim menghadapi Dewa United, Persib Bandung, dan Persis Solo. Itu akibat mendapat sanksi setelah menerima kartu merah langsung pada laga Super League pekan ke-4.
Dia menjadi pemain asing Arema FC yang paling lama absen akibat sanksi Komdis PSSI sejauh ini. Sebelumnya, center back Yann Motta absen dua laga akibat kartu merah langsung. Kehilangan Betinho, sempat membuat tim pelatih Singo Edan putar otak.
General Manger Arema FC Yusrinal Fitriandi membenarkan, kalau Betinho sudah bisa bermain di laga selanjutnya. Menurutya, dia hanya dapat sanksi larangan bermain di tiga laga. Sejatinya hanya absen di satu pertandingan Arema FC, hukuman bertambah setelah sidang Komdis PSSI.
”Sudah bebas dari hukuman. Dia (Betinho) tidak dapat sanksi tambah lagi setelah sanksi beberapa waktu lalu,” katanya. Menurutnya, klub menerima sanksi sudah diputuskan komdis. Karena itu, tidak melakukan banding setelah gelandang asal Brasil itu dapat sanksi tambahan.
Menurut dia, kembalinya Betinho menjadi hal yang bagus untuk Arema FC. Itu karena, dalam empat laga awal Singo Edan mampu bermain dengan baik di lini tengah. Membuat tim lebih solid saat bertahan dan menyerang. Memberi keseimbangan dalam permainan.
Dalam pantauannya, Betinho terus kerja keras selama tidak bisa bermain. Mantan pemain PSS Sleman itu menyadari kebutuhan sebagai pemain profesional. ”Harapan kami, dia bisa langsung tune-in dalam pertandingan Arema FC selanjutnya,” papar pria kerap disapa Inal tersebut. (gp)
Editor : A. Nugroho