Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tujuh Pemain Arema FC Belum Berlaga, Marcos Minta Tetap Kerja Keras

Galih R Prasetyo • Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:36 WIB
DILARANG MENYERAH: Kiper Arema FC Andrian Casvari menangkap bola dalam laga uji coba melawan RANS Nusantara di ARG Soccer Field, Lawang, pekan lalu.
DILARANG MENYERAH: Kiper Arema FC Andrian Casvari menangkap bola dalam laga uji coba melawan RANS Nusantara di ARG Soccer Field, Lawang, pekan lalu.

 

KABUPATEN – Jumlah pemain Arema FC yang belum merasakan debut atau bermain di Super League cukup banyak. Ada tujuh nama yang sampai kompetisi pekan ke-8 hanya jadi penonton saat Singo Edan bertanding. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya belum pernah masuk Daftar Susunan Pemain (DSP).

Pemain yang dimaksud adalah Dimas Aryaguna dan Alfiansyah. Sejak promosi ke tim senior dari Arema FC U-20, peran Dimas memberi support ke rekan-rekannya yang berlaga. Sedangkan Alfiansyah yang diproyeksikan mengisi posisi Achmad Maulana Syarif yang cedera, harus bersaing dengan Bayu Setiawan dan Rifad Marabessy untuk tampil.

Sementara pemain lainnya yang belum merasakan laga debut rata-rata merupakan pemain lokal muda. Mereka adalah Aswin, Andrian Casvari, Agusti Ardiansyah, Brandon Scheunemann, dan Jayus Hariono. Nama terakhir itu sempat mengalami cedera hamstring.

Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos berharap, situasi tersebut tidak menurunkan semangat bertanding pemain. Dia memastikan, peluang berlaga semua pemain di skuad Singo Edan sama. Menurutnya, waktu berlaga tujuh pemain tadi akan datang pada laga-laga selanjutnya.

”Mereka yang selalu konsisten bermain bagus (di latihan maupun pertandingan) akan masuk pertimbangan kami (untuk tampil),” katanya. Menurutnya, pemain yang tidak dipilih bukan berarti kurang berlatih. Namun, pemain-pemain di posisinya juga sedang dalam performa bagus.

Karena hal tersebut, dia ingin para penggawa yang belum mendapatkan kesempatan berlaga untuk tidak cepat menyerah. Terus menunjukkan performa terbaik saat latihan. Menurutnya, situasi laga bisa membuat laga debut mereka musim ini cepat datang.

Contohnya, saat ada pemain berhalangan tampil akibat cedera atau akumulasi kartu. Itu terjadi pada tiga penggawa anyar Singo Edan musim ini. Dwiki Mardiyanto, Fikri Arjidan, dan Razzaa Fachrezi.

Ketiganya mendapat peluang debut karena tampil positif saat latihan dan berbarengan ada pemain yang harus absen berlaga. Razzaa debut saat Dalberto absen. Fikri Arjidan berlaga pada waktu Betinho Filho jalani sanksi kartu merah.

”Kami (tim pelatih) selalu senang saat memiliki skuad yang siap bermain seratus persen dan kapan saja,” katanya. Baginya semakin banyak opsi akan menguntungkan Singo Edan. Terlebih BRI Super League musim ini berjalan ketat setiap pekan.

Belum mendapatkan kesempatan berlaga, Jayus Hariono memastikan tidak akan menyerah. Dia akan terus bekerja keras. ”Fokus saya bagaimana memberikan yang terbaik untuk klub. Urusan bermain saya serahkan ke pelatih kepala,” katanya.

Menurutnya, misinya kembali ke Malang untuk membantu tim raih prestasi. Sebagai Arek Malang, dia bangga saat bisa mewujudkan misi itu. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #BRI Super League #Singo Edan