Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Redam Transisi Permainan Cepat PSM Makassar, Pelatih Arema FC Siapkan Antisipasi

A. Nugroho • Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:21 WIB
HARUS KERJA KERAS: Matheus Blade (kanan) berebut bola dengan Bayu Setiawan dalam sesi latihan di ARG Soccer Field Lawang.
HARUS KERJA KERAS: Matheus Blade (kanan) berebut bola dengan Bayu Setiawan dalam sesi latihan di ARG Soccer Field Lawang.

 

KABUPATEN – Ketajaman lini depan dan skema bertahan Arema FC bakal diuji dalam laga melawan PSM Makassar nanti sore (15.30 WIB). Klub berjuluk Juku Eja itu punya lini serang yang cukup tajam dan berhasil mencatatkan nirbobol di dua laga terakhir. Menyadari tantangan itu, Marcos Santos menyiapkan strategi khusus.



Pelatih Kepala Arema FC asal Brasil itu menjelaskan, gaya bermain PSM dalam beberapa laga terakhir bisa merepotkan Luiz Gustavo cs. Dari pengamatannya, penyerang tengah dan sayap PSM sering mencari celah di antara lini saat lawan bertahan. Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan untuk membobol gawang lawan.

 

Contohnya saat melawan Persija Jakarta 21 Oktober lalu. Saat itu, Abu Kamara mencetak gol memanfaatkan umpan silang setelah sebelumnya melakukan pergerakan tanpa bola dengan baik. Dia berhasil mencari posisi di antara Rizky Ridho dan Jordi Amat.

 

”Transisi menyerang mereka sangat berbahaya. PSM Banyak menciptakan gol dimulai dari pergerakan di sayap,” katanya. Dia melihat, skema permainan itu memang cocok untuk Juku Eja. Itu menyusul, punya pemain-pemain berkualitas mengisi flank. Di antaranya, Lucas Dias, Victor Dethan, Karel Ridzald, Rizky Eka, sampai Jaques Themopele. Alex Tanque yang sudah membuat dua assist juga diwaspadai.

 

Sebagai antisipasinya, pelatih berusia 46 tahun itu sudah mematangkan skema bertahan. Singo Edan tidak hanya akan menjaga pemain kunci di lini serang PSM. Menurutnya, para pemain juga mengasah kemampuan dalam menggalang pertahanan yang solid dan disiplin. 

 

Tujuannya, supaya saat melakukan compact defend para pemain bisa fokus. Tidak ada ruang yang bisa dimanfaatkan lawan. ”Kami juga akan berusaha mengurangi potensi lawan melakukan counter attack,” katanya. 

 

Marcos menjabarkan, anak asuhnya perlu menghentikan pergerakan lawan saat hendak menyerang. Dengan tampil menekan setiap kali pemain PSM memegang bola. Dia yakin, cara itu bisa membuat Savio Roberto dkk tidak nyaman saat mengalirkan bola. 

 

Lalu, berpeluang memicu kesalahan umpan yang dilakukan lawan. Dari situasi tersebut, pemain Arema FC bisa melakukan serangan balik untuk menciptakan gol. ”Tapi, kami harus maksimal menerapkan upaya itu, saat kurang maksimal bisa merugikan,” katanya.

 

Di tempat terpisah, Center Back Arema FC Luiz Gustavo melihat laga nanti sebagai ujian konsentrasi. Itu karena, klub yang lengah dan banyak membuat kesalahan bisa kemasukan gol. ”PSM dan Arema FC sama-sama tim kuat. Laga akan sulit untuk tim yang ingin menang,” katanya.

 

Meski begitu, dia dan pemain Arema FC bersemangat menatap laga nanti. Motivasinya mengakhiri puasa kemenangan. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#pssi #oke #lawang #malang #Arema #Kabupaten #sepak bola