Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menaklukkan Suhu Panas Gorda, Ifa Kurniawati Borong Dua Emas di Kejurnas Paramotor 2025

A. Nugroho • Minggu, 26 Oktober 2025 | 17:31 WIB
Menaklukkan Suhu Panas Gorda, Ifa Kurniawati Borong Dua Emas di Kejurnas Paramotor 2025
Menaklukkan Suhu Panas Gorda, Ifa Kurniawati Borong Dua Emas di Kejurnas Paramotor 2025

RADAR MALANG - Dua medali emas yang dibawa pulang Ifa Kurniawati dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paramotor 2025 tidak didapatkan dengan mudah. Dia harus beradaptasi dengan cuaca dan kondisi Lapangan Udara (Lanud) Gorda, Banten. Selama berlaga, harus menyesuaikan diri dengan suhu udara yang lebih panas dan angin cukup kencang.

 

Bina Prestasi (Binpres) Paramotor Kabupaten Malang Dwi Ali Sukotjo menjabarkan, atletnya bertanding dalam kondisi suhu mencapai 31–33 derajat celsius. Udara panas menimbulkan arus naik (thermal) yang tidak merata di area lintasan terbang. Akibatnya, parasut Ifa menjadi mudah terguncang dan ketinggian bisa berubah secara tiba-tiba.

 

”Apalagi dia harus mengikuti nomor Over All Presisi Foot Launch,” katanya. Nomor tersebut mengharuskan atlet menyentuh empat stick setinggi dua meter dengan kecepatan tinggi. Karena itu, harus terbang rendah agar bisa menyelesaikan challenge tersebut.

 

Ali menjelaskan, latihan menyesuaikan medan tersebut tidak bisa dilakukan di Kabupaten Malang. Sebab, Bumi Kanjuruhan lebih dingin dengan suhu berkisar 24-27 derajat celcius. Karena itu, pihaknya sempat berlatih di pantai Mayangan Probolinggo sebagai antisipasi.

 

Di sana, Ifa bersama dua atlet perwakilan kontingen Jawa Timur menempa diri selama tiga kali dalam satu pekan. Mereka tidak hanya mengasah teknik dan kecepatan saja. Melainkan juga adaptasi angin dan suhu saat bertanding.

 

Penyesuaian itu membuahkan hasil sempurna untuk Ifa. Dirinya mampu mendapatkan nilai mutlak 1.000 di tiga nomor lomba. Di antaranya, takeoff, kecepatan terbang menyentuh stick, dan pendaratan lingkaran. Alhasil mampu membawa pulang medali emas.

 

Adaptasi itu juga membuahkan satu medali emas di nomor Economic Foot Launch. Nomor lomba itu yang mengharuskan atlet menghemat bahan bakar dan menempuh jarak terjauh. Saat itu, guru SMPN 2 Singosari itu berhasil melakukan 26 kali putaran, dengan jarak tempuh 17,62 kilometer.

Editor : A. Nugroho
#Dua medali emas siap dibawa pulang #Ifa Kurniawati