Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Performa Pesawat Menurun, Latihan Aero Sport di Malang Kurang Maksimal saat Musim Hujan

Galih R Prasetyo • Senin, 3 November 2025 | 20:12 WIB
Ilustrasi Musim Hujan
Ilustrasi Musim Hujan

MUSIM hujan menghadirkan tantangan tambahan untuk cabor Aeromodelling Kota Malang. Itu menyusul, mereka harus sering mengubah rencana latihan. Kondisi cuaca itu juga sering membuat tempat berlatih jadi kurang bagus.

Bidang Pembinaan dan Prestasi Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kota Malang Mochammad Prihatin Alamsjah mengatakan, latihan para atlet selalu berakhir lebih cepat.

Itu karena, saat pukul 14.00 WIB sampai menjelang malam, hujan selalu turun. Mereka terpaksa mengganti sesi latihan pada hari berikutnya atau bahkan batal menempa diri.

”Kalau dilakukan saat hujan akan berdampak ke pesawat yang diterbangkan,” katanya. Dia menjelaskan, pesawat Tip Launch Glider (TLG) yang berbahan kayu balsa dan triplek bisa lapuk jika terkena air. Saat dipaksakan, performa pesawat juga akan menurun karena air yang meresap ke kayu membuatnya lebih berat saat terbang.

Angin saat hujan juga tidak bisa terprediksi. Saat hujan, arah angin bisa berganti jauh lebih cepat.

Belum lagi pesawat nomor control line yang berbahan carbon fiber berisiko rusak karena air hujan. Itu memicu korsleting listrik yang membuatnya dapat mati saat di udara. Dengan bahan-bahan yang cukup mahal, Alamsjah tidak ingin memaksakan anak asuhnya berlatih di kondisi tersebut.

Sementara saat berlatih di tempat indoor kurang ideal. Ruangan yang terbatas berpotensi membuat pesawat membentur. ”Untuk antisipasinya, kami berlatih saat pagi sampai siang,” katanya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#fasi #musim hujan #Kota Malang #aeromodelling