KABUPATEN- Konsistensi performa menjadi pekerjaan rumah Unggul FC Malang setelah kalah di derby Jawa Timur minggu lalu (8/11). Klub berlogo singa bermahkota itu masih kesulitan mendapatkan tiga poin dalam laga big match. Sebelum kalah dari Bintang Timur Surabaya, terlebih dulu tumbang saat menghadapi Cosmo JNE dan Fafage Banua.
Mereka mendapatkan kemenangan saat melawan Raybit FC, Halus FC, dan Nanzaby Family FC. Kondisi tersebut tidak bisa diabaikan. Itu menyusul, masih akan menghadapi banyak laga big match. Contohnya, akhir pekan nanti melawan Black Steel FC Papua.
Asisten Pelatih Unggul FC Malang Agus Abdulrahman memastikan, tim pelatih dan pemain tidak menutup mata dengan problem itu. Menyadari seharusnya bisa dapat hasil lebih baik, jika melihat skuad Unggul FC yang tidak berbeda jauh dengan tim lawan. ”Situasi pertandingan selalu menjadi pembeda saat kami menghadapi tim-tim kuat,” katanya.
Saat melawan Bintang Timur Surabaya, misalnya. Anton Cahyo cs mampu menjaga permainan dari satu babak ke babak yang lain. Intensitas permainan tinggi juga tidak mengendur saat mulai masuk menit-menit akhir laga yang krusial. Tapi, memang lawan lebih maksimal dalam memanfaatkan peluang.
Berangkat dari hal tersebut, Pelatih Kepala Andre Brocanelo mulai merancang berbagai latihan untuk meningkatkan performa tim. Penggawa Unggul FC akan berusaha meningkat dari satu laga ke laga lainnya. Seiring berjalannya waktu, Agus meyakini pekerjaan rumah tersebut akan diselesaikan.
”Meskipun hasilnya masih belum berpihak ke kami saat ini, tapi tim ini selalu punya modal dan energi untuk berkembang,” jelasnya. Dia memastikan para pemain akan menjadikan hasil minor lawan BTS jadi bahan bakar. Semakin termotivasi dan lebih kerja keras untuk kompetitif.
Unggul FC Malang bertekad mencari poin pengganti dalam laga PFL seri selanjutnya. Klub ingin bisa bersaing di papan atas klasemen. Itu menyusul, tiket babak playoff elite hanya bisa didapatkan saat berada di posisi empat besar.
Di tempat terpisah, Manajer Unggul FC Malang Usa Laksono menilai timnya wajib konsisten meraih tiga poin. Baik itu menghadapi tim papan tengah maupun papan atas. ”Kalau kami ingin bisa finis di empat besar, semua kemenangan wajib kami dapatkan,” tandasnya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho