ANTON CAHYO dan kawan-kawan sudah dua kali melawan tim promosi di Pro Futsal League (PFL) 2025/2026. Hasilnya, klub bermarkas di Unggul Sports Center itu tidak pernah kalah. Mampu konsisten mencatat kemenangan dengan skor yang besar.
Sabtu lalu (15/11), menang dengan skor 10-1 atas Asahan FC. Sedangkan bulan lalu, menumbangkan Ryabit FC Jakarta dengan skor 11-1. Dalam kemenangan melawan Asahan FC, Farzad Mahmoodi, Wellington Pereira, Stefanus Joan, dan Andres Dwi Persada jadi pencetak gol tim.
Nama terakhir itu, paling banyak membobol gawang lawan. Andres menciptakan enam gol. Lalu, Wellington membobol gawang lawan dua kali. Catatan itu membuat keduanya bersaing dalam daftar pencetak gol terbanyak kompetisi untuk sementara.
Andres mengatakan, hasil tersebut buah dari persiapan yang baik para pemain. Menurutnya, tim memanfaatkan jeda singkat sebaik mungkin. Lalu, tidak meremehkan Asahan FC yang belum dalam performa terbaik di awal kompetisi musim ini.
”Semua instruksi pelatih kami berusaha jalankan sebaik mungkin,” papar pemain berposisi sebagai pivot itu. Usaha itu, membuat rencana yang disiapkan sebelum laga berjalan maksimal. Baik itu saat bertahan, menyerang, dan saat menghadapi bola mati.
Andres memastikan kemenangan besar tidak membuat dirinya dan tim puas. Hasil itu akan jadi motivasi untuk terus kerja keras. Dia dan tim enggan terlena, karena ke depan masih banyak laga yang harus dihadapi.
Berangkat dari itu, dia bertekad terus menambah jumlah golnya di kompetisi. Harapannya, bisa memberikan kontribusi yang maksimal untuk tim. ”Targetnya, bisa mencetak gol sebanyak mungkin musim ini,” tuturnya. (gp)
Editor : A. Nugroho