TANGERANG- Andres Josue Teran dan kawan-kawan wajib berbangga dengan raihan hasil imbang 3-3 melawan Black Steel FC Papua kemarin. Satu poin dalam laga itu didapatkan setelah penggawa Unggul FC menunjukkan mentalitas bertanding yang bagus. Mereka mampu menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua kali di pertandingan.
Akhir pertandingan babak pertama, Unggul FC Malang tertinggal 1-2. Masuk interval kedua pertandingan, skor menjadi 1-3. Itu setelah, pivot Black Steel FC Evan Soumilena mencetak gol ketiga dalam laga tersebut.
Dalam bayang-bayang kekalahan, anak asuh Andre Brocanelo tidak menyerah. Ketinggalan dengan margin dua gol menjadi penyulut motivasi tim. Misi mengejar ketinggalan dimulai dengan gol Andres Josue Teran.
Skor 2-3 membuat pemain klub bermarkas di Unggul Sports Center itu tambah bersemangat. Anton Cahyo cs terus meningkatkan intensitas serangan. Tidak takut berduel untuk mendapatkan bola. Usaha itu, akhirnya berbuah gol Wellington Pereira yang menyamakan kedudukan jelang akhir laga.
Pivot Unggul FC Malang Wellington Pereira mengatakan, laga melawan Black Steel FC luar biasa. Kedua tim menunjukkan permainan yang saling menekan untuk dapat kemenangan. ”Hasil yang saya pikir sangat mahal. Meski kami sempat melakukan kesalahan, tim mampu memperbaikinya,” katanya.
Menurutnya, semua elemen tim Unggul FC Malang sudah bekerja keras. Berjuang sekuat tenaga untuk membawa pulang tiga poin. Well-sapaan akrab Wellington Pereira-menjelaskan, tim akan terus berusaha meningkat supaya mampu menutup putaran pertama dengan hasil bagus.
”Ke depan kami mempunyai dua laga yang penting sebelum jeda,” katanya. Disinggung tentang gol yang menyamakan kedudukan yang dia buat, Well berterima kasih kepada rekan-rekannya. Baginya, tanpa bantuan dan semangat mereka terus bertarung tidak akan bisa Unggul FC membawa pulang poin. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho