Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perjuangan Anwar Rifai yang Bangkit dan Gustavo yang Pantang Menyerah Membantu Arema FC Tahan Persebaya di Stadion GBT

Aditya Novrian • Senin, 24 November 2025 | 20:19 WIB
SOLID: anwar rifai dan luiz gustavo   (foto kiri) bermain dalam laga BrI Super league melawan Persebaya  Surabaya, Sabtu lalu (22/11).
SOLID: anwar rifai dan luiz gustavo (foto kiri) bermain dalam laga BrI Super league melawan Persebaya Surabaya, Sabtu lalu (22/11).

Cerita di Balik Satu Poin dari Stadion GBT

MALANG KOTA - Keberhasilan Arema FC menahan imbang Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) tidak didapatkan dengan mudah. Di balik hasil tersebut ada perjuangan luar biasa para pemain tim yang sejak menit 65 bermain dengan 10 orang. Dua sosok patut diapresiasi adalah Luiz Gustavo dan Anwar Rifai.

Meski sempat membuat kesalahan, Gustavo mampu menjadi tembok kukuh di lini belakang Singo Edan. Dia jadi pemain tim yang paling banyak melakukan intercepts dan clearances. Pemain asal Brasil itu menciptakan 12 sapuan dan 10 intercepts.

Akibat itu, pemain Persebaya Surabaya hanya menciptakan tiga chances created. Lalu dari 14 total tembakan, hanya lima yang mengarah ke gawang. Performa itu membuat Arema FC untuk pertama kali raih satu poin dari Surabaya setelah 2019.

Lantas, apa yang menjadi kunci performa center back berusia 31 tahun tersebut? Gustavo mengatakan, support dari rekannya dan adaptasi laga yang baik. Menurutnya, tim pelatih mengubah formasi dari 4-3-3 jadi bermain 3-5-1 setelah kartu merah.

”Kami punya semangat untuk tidak menyerah. Itu yang membuat tim ini tetap tenang sepanjang sisa laga,” ujarnya.

Gustavo menambahkan, kalau dia punya alasan khusus tampil ngotot. Salah satunya, ingin membayar kesalahan fatal saat berusaha mengambil bola liar. Gustavo tidak sadar kalau Bruno Moreira mampu memanfaatkan situasi itu dan mencetak gol.

”Saya bertanggung jawab (atas gol Persebaya) dan sepanjang laga kami tidak pernah menyerah dengan keadaan,” katanya. Dia berharap spirit tersebut bisa dibawa ke pertandingan berikutnya. Arema FC bakal menghadapi laga tidak mudah.

Sedangkan Anwar Rifai mengatakan, masuk sebagai pemain pengganti dengan semangat ingin memperbaiki kesalahan di derby Jatim tahun lalu. Pada waktu itu, dia membuat kesalahan yang berujung penalti untuk Green Force setelah melanggar Malik Risaldi. Akibatnya, Arema FC gagal membawa poin dari Stadion GBT.

”Saya belajar banyak dengan kejadian saat itu. Karena itu berusaha menjadi lebih baik dalam setiap latihan dan laga,” paparnya. Me nurut mantan pemain Madura United itu, kejadian di derby Jatim tahun lalu jadi pukulan. Dia sampai sulit tidur. ”Tapi, berkat dukungan pemain lain saya mampu bangkit,” kata nya. Anwar bersyukur dengan hasil di Stadion GBT. Akan jadi modal untuk laga selanjutnya. (zan/gp)

Editor : Aditya Novrian
#Olahraga #Kota Malang #Arema #sepak bola