MALANG KOTA-Wellington Pereira dan kawan-kawan harus bekerja ekstra mendulang banyak poin di putaran kedua Pro Futsal League (PFL). Itu akibat, belum bisa mengakhiri kompetisi di urutan empat besar klasemen saat puta an pertama. Seusai menjalani dua laga terakhir paro perta ma, posisi Unggul FC tetap di urutan enam.
Koleksi 19 poin, tidak cukup menggusur Cosmo JNE yang di urutan kelima. Klub asal Jakarta itu mengumpulkan 22 poin. Kemudian Black Steel FC Papua mengoleksi 23 poin dari 11 pertandingan.
Hasil tersebut menjadi bahan evaluasi manajemen Unggul FC Malang. Klub ingin, target finish di posisi empat besar tercapai bagaimana pun caranya. ”Apalagi musim ini babak play off elite hanya diambil empat tim (peringkat satu sampai empat),” katanya.
Harapannya, tim bisa menjaga jarak poin supaya tidak terlalu jauh. Peluang untuk melaju ke fase tersebut akan lebih sulit saat Unggul FC kehilangan banyak poin di putaran kedua. Terlebih, tim posisi lima besar saat ini tidak ingin turun peringkat. Skuad Unggul FC diwajibkan meraih hasil maksimal di setiap laga.
Dia tidak memungkiri, kalau perolehan poin mereka lebih sedikit dari musim lalu. Pada PFL 2025/2026, Unggul FC Malang mengakhiri putaran pertama di urutan empat klasemen dengan perolehan 22 poin. Mereka meraih tujuh kemenangan, satu seri dan tiga kekalahan.
Demi mewujudkan misi itu, Usa memastikan tim bakal segera move on dari hasil laga PFL pekan ke-7. Waktu liburan akan menjadi momentum reset agar tim bisa tampil lebih baik. Mereka juga akan mengevaluasi performa tim sepanjang putaran pertama musim ini.
Menurutnya, persiapan putaran kedua harus dilakukan dengan matang. Progres di setiap pertandingan harus membuahkan hasil terbaik untuk Unggul FC. ”Kami tidak boleh buang-buang poin di putaran kedua nanti kalau ingin bisa meraih juara musim ini,” jelas dia. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian