KABUPATEN - Meski putaran pertama Pro Futsal League 2025/2026 selesai, manajemen Unggul FC Malang tidak bisa berlibur dalam sepekan ini. Mereka tidak hanya fokus mengevaluasi performa tim selama paro kompetisi. Lebih jauh, juga mengevaluasi amunisi baru yang gabung musim ini.
Manajer Tim Unggul FC Malang Usa Laksono menjabarkan, tidak semua pemain anyar tampil konsisten musim ini. Itu akibat terdapat masalah kebugaran sehingga belum bisa tampil di beberapa pertandingan. Kemudian, satu penggawa baru bergabung saat kompetisi berjalan.
”Dari enam pemain musim ini, Stefanus Joan yang paling sering tampil,” katanya. Dia menjabarkan, kalau pemain berkaki kiri itu selalu mendapatkan kesempatan bermain lebih besar. Mengingat jumlah pemain yang tersedia di posisinya tidak banyak.
Selain Joan, terdapat Azfar Burhan yang tampil bagus sebagai penjaga gawang. Dia mampu menunjukkan performa gemilang saat mengisi posisi Angga Ariansyah yang absen. Karena itu, dilihatnya posisi penjaga gawang tidak mengalami kendala berarti.
Namun, Usa menilai Afif Rizky dan Abdussalam perlu mengejar ketertinggalan dari rekan-rekannya. Afif sempat mengalami problem kaki yang membuatnya absen selama dua bulan. Sementara Abdussalam tidak selalu fit setiap pekan.
Kondisi tidak jauh berbeda juga dialami Farzaad Mahmoodi. Pemain asal Afghanistan itu perlu meningkatkan performanya lagi. Meningkatkan proses adaptasi, karena masih belum terbiasa dengan intensitas tinggi permainan kompetisi futsal tanah air. ”Namun, dia (Mahmoodi) memiliki teknik dan pemahaman tactical yang cukup bagus,” katanya.
Pemain anyar lain yang menit bermainnya adalah Ortega Patola. Usa menjabarkan, pemain berusia 20 tahun tersebut harus lebih bersabar. Dia menjelaskan, tim perlu berhati-hati dalam menurunkan pemain mudanya agar bisa berkembang sesuai dengan harapan.
Berangkat dari situasi itu, Usa mewanti-wanti pemain anyar tim untuk segera berbenah. Apabila mereka tidak meningkat secara performa, posisinya berpotensi terancam. ”Kami juga tidak menutup kemungkinan adanya perombakan pemain jika tim pelatih membutuhkan,” katanya.
Harapannya, motivasi tampil lebih baik tidak hanya datang dari manajemen atau tim pelatih. Tetapi juga dari dorongan pribadi setiap pemain. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho