Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jumlah Gol ke Gawang Arema FC Kota Malang Meningkat

Galih R Prasetyo • Kamis, 4 Desember 2025 | 17:23 WIB
HARUS TINGKATKAN PERFORMA: Para pemain Arema FC bersiap sebelum menghadapi Malut United di Stadion Kie Raha, 29 November lalu.
HARUS TINGKATKAN PERFORMA: Para pemain Arema FC bersiap sebelum menghadapi Malut United di Stadion Kie Raha, 29 November lalu.

MALANG KOTA- Perjalanan Arema FC sampai pekan ke-14 BRI Super League berhias beberapa catatan negatif. Di balik rekor unbeaten di tujuh laga away, jumlah kebobolan Singo Edan meningkat. Musim lalu gawang Arema FC kemasukan 14 gol dalam 14 laga awal kompetisi.

Sedangkan sekarang, dari 13 pertandingan sudah kemasukan 18 gol. Peningkatan tersebut salah satu penyebabnya, jumlah clean sheets tim menurun. Hanya sekali nirbobol. Pada BRI Liga 1 2024/2024, Arema FC mampu empat kali clean sheets dalam 14 laga awal.

Akibat hal tersebut, jumlah poin yang dikumpulkan Arema FC musim ini lebih sedikit. Mendapatkan 17 poin dari 13 pertandingan. Pada BRI Liga 1 2024/2025 mengoleksi 22 poin.

Center back Arema FC Luiz Gustavo tidak memungkiri, Singo Edan mempunyai sejumlah pekerjaan rumah. Perlu terus berkembang dan meningkat saat ini. Tidak boleh puas dengan hasil positif dalam dua pertandingan terakhir.

”Kesulitan melawan tim besar memberi banyak pelajaran besar agar kami bisa terus berkembang,” kata pemain asal Brasil tersebut. Gustavo percaya, semua tim di BRI Super League mempunyai pekerjaan rumah dalam 13 laga terakhir. Untuk itu, dia tidak merasa khawatir dengan statistik tersebut.

Menurutnya, situasi laga musim lalu dan sekarang berbeda. Dia merasa kompetisi saat ini sangat kompetitif. Tidak mudah menang saat bermain kandang dan tandang.

Selain itu, dia melihat lini belakang Singo Edan terus berkembang dari satu laga ke laga lainnya. Mampu mengurangi jumlah gol yang bersarang ke gawang Lucas Frigeri dalam tiga laga terakhir. Menariknya, hasil itu didapatkan saat kondisi tim sedang tidak komplet.

Dalam laga melawan Malut United dengan sembilan pemain absen, pertahanan Arema FC mampu membendung lini serang lawan yang tajam. Sementara itu, saat menghadapi Persebaya hanya kebobolan satu gol saat bermain dengan 10 orang. ”Kami tetap tenang karena Arema FC banyak dihuni pemain-pemain yang berpengalaman,” katanya.

Senada dengan Gustavo, Odivan Koerich melihat catatan jumlah gol itu sebagai motivasi dan pengingat. Artinya, tidak boleh jemawa dengan keberhasilan tidak terkalahkan dalam dua laga terakhir. ”Kami tidak boleh lengah, harus berusaha jadi tim lebih baik,” katanya.

Dia percaya, performa Arema FC tidak akan stagnan. Itu menyusul, Singo Edan punya tim yang bagus. Saling mendukung satu sama lain. (zan/gp) 

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #Away #Center Back #unbeaten