PERSEKAM tidak ingin hanya jadi tim penghibur di Liga 4 Regional Jatim 2025/2026. Mereka bertekad mampu berbicara banyak dan melangkah jauh dalam ajang tersebut. Karena itu, berupaya meningkatkan kualitas tim dengan merekrut pemain yang berpengalaman.
Satu tujuannya, menjadi penyeimbang karena tim yang didominasi penggawa muda. Sekaligus, supaya mampu tampil kompetitif dalam persaingan di grup L Liga 4 Regional Jatim. Mereka akan melawan Kediri United, Malang United, dan Asifa FC.
Manajer Tim Persekam Kabupaten Malang Sasmito Budi Prastyo menjabarkan, klub melakukan banyak perubahan di komposisi skuad musim ini. Tidak hanya mengambil pemain muda terbaik yang berasal dari Kabupaten Malang. Melainkan juga memaksimalkan kuota tujuh pemain senior.
”Kami sudah merencanakan untuk memenuhi kuota itu (pemain senior) karena punya efek besar ke permainan tim,” katanya. Pria yang akrab disapa Isas itu mengatakan, pemain senior memiliki kematangan bermain yang tidak dimiliki pemain muda. Mereka lebih tenang dan lebih mampu menghadapi tekanan laga.
Menurutnya, para pemain senior akan mengisi posisi-posisi penting di tim. Mulai dari penjaga gawang, center back, gelandang, sampai penyerang tengah. Harapannya, dengan pemain senior bermain di sana membuat permainan tim maksimal.
Lantas, siapa pemain senior yang jadi bagian skuad Persekam untuk Liga 4 Regional Jatim? Isas menjabarkan, tim merekrut pemain yang punya pengalaman bermain di Liga 4. Lalu, juga mendatangkan eks penggawa Persikas Subang, NZR Sumbersari, dan Persibo Bojonegoro. ”Kami berharap kedatangan tujuh pemain senior bisa membawa efek positif ke sisi mentalitas dan permainan,” paparnya.
Sebagai informasi, Persekam akan menjadi uan rumah di Liga 4 Jatim. Itu menyusul, Stadion Kahuripan, Kecamatan Turen jadi venue laga. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho