Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kena Dampak Bencana Sumatera: Selutut! Ketinggian Banjir di Kampung Halaman Penggawa Arema FC Ini

Galih R Prasetyo • Senin, 15 Desember 2025 | 18:03 WIB
BISA FOKUS: Bayu Setiawan (kanan) mengawal ketat Matheus Blade dalam sesi latihan di Stadion Gajayana, Jumat lalu (12/12).
BISA FOKUS: Bayu Setiawan (kanan) mengawal ketat Matheus Blade dalam sesi latihan di Stadion Gajayana, Jumat lalu (12/12).

MALANG KOTA – Penggawa Arema FC asal Sumatera bisa bernapas lega setelah banjir dan tanah longsor melanda kampung halamannya. Itu menyusul, keluarga mereka tidak merasakan dampak besar dari kejadian tersebut. Keluarga mereka aman saat banjir bandang terjadi di beberapa wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Fullback kanan Arema FC Bayu Setiawan menjelaskan, beberapa wilayah di tempat tinggal orang tuanya Deli Serdang, Sumut memang terdampak saat terjadi banjir bandang. Bahkan ada yang harus sampai mengungsi karena banyak rumah yang tergenang air. Beruntunnya, di tempat keluarga Bayu air hanya sampai selutut.

Alhamdulillah keluarga aman tidak sampai harus mengungsi,” kata mantan pemain PSS Sleman itu. Bayu bercerita, beberapa hari sebelum terjadi banjir bandang dirinya sempat pulang ke Deli Serdang. Tujuannya, untuk mengunjungi keluarganya selama beberapa hari.

Beruntunnya, pada waktu itu dia berhasil kembali ke Malang tepat waktu. Saat baru tiba di Malang, dia mendapat kabar kalau daerahnya sedang dilanda banjir bandang. Menurut pemain berusia 26 tahun itu, saat telat kembali ke perantauan bisa stay di Deli Serdang cukup lama karena banyak akses jalan terputus.

Melihat kondisi kampung halamannya, Bayu tergerak untuk memberikan bantuan ke warga di daerah Deli Serdang. Dia sempat menyisihkan uang untuk melakukan donasi. Harapannya, dampak dari banjir bandang bisa segera teratasi.

Sementara itu, Gelandang Arema FC Arkhan Fikri mengungkapkan kalau kondisi kampung halamannya di Serdang Bedagai, Sumut, tidak terdampak banjir. Keluarga pemain bernomor punggung 8 itu tetap aman di kediamannya. ”Daerah saya kawasan pegunungan, jadi tidak mungkin aliran banjir sampai ke situ,” katanya.

Menurutnya, dia dan penggawa Singo Edan asal Sumatera cukup beruntung. Mengingat daerah mereka tidak terdampak banjir separah kawasan Aceh dan beberapa tempat lain di Sumatera. Meski ada yang sampai terkena dampak banjir, namun saudaranya tidak sampai harus mengungsi ke tempat lain. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #banjir sumatera #Kota Malang #Singo Edan #Bencana