Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Atlet Bridge Kota Malang Raih Perak dengan Tim Dadakan

Galih R Prasetyo • Kamis, 18 Desember 2025 | 19:08 WIB
TAMPIL KLOP: Khansa Satria (dua dari kiri) dan Muhammad Bisma (kanan) bertanding dalam ajang Liga Bridge Mahasiswa Nasional 2025 di Gedung Telkomsat Bogor, 14 Desember lalu.
TAMPIL KLOP: Khansa Satria (dua dari kiri) dan Muhammad Bisma (kanan) bertanding dalam ajang Liga Bridge Mahasiswa Nasional 2025 di Gedung Telkomsat Bogor, 14 Desember lalu.

ATLET Bridge Kota Malang menutup tahun 2025 dengan prestasi. Khansa Putra dan Muhammad Bisma berhasil meraih medali perak di Liga Bridge Mahasiswa Nasional 2025. Capaian itu didapatkan dengan keduanya belum lama jadi satu tim.

Pelatih Bridge Kota Malang Satria Ramadhan mengungkapkan, keduanya baru dipasangkan satu bulan sebelum perlombaan. Tepatnya setelah pengumuman lolos ke babak Grand Final Liga Bridge Mahasiswa Nasional. Sebelumnya, Khansa dan Bisma pernah dicoba sebagai pasangan dalam latihan ataupun pertandingan, namun dinilai kurang cocok.

”Setelah itu tidak pernah kami coba lagi. Namun, saat kami berpasangan lagi sebulan lalu mereka ternyata klop bahkan bisa tembus final,” katanya. Dia melihat, terdapat sejumlah faktor yang membuat keduanya bisa menjalin chemistry dengan cepat. Pertama, keduanya sering menggunakan strategi yang serupa.

Hal tersebut membuat cara pandang saat menyerang maupun bertahan tidak berbeda jauh. Kesamaan domisili yang sama-sama berasal dari Malang juga memudahkan mereka mengenal karakter, menggelar latihan bersama guna meningkatkan koordinasi. Selain itu, pengalaman bertanding di berbagai kejuaraan membuat proses adaptasi di antara mereka juga berjalan lebih cepat.

Dalam pertandingan tersebut, semua pasangan dari berbagai kontingen bertemu. Sebab, Liga Bridge Mahasiswa Nasional menggunakan sistem round robin. Sehingga, menghadirkan tantangan untuk atlet dan menghadirkan laga berjalan sengit.

Meski hanya bisa meraih medali perak, Rama sangat bangga terhadap anak asuhnya. Itu karena, kedua atlet tersebut berhasil tampil bagus dengan persiapan yang mepet. ”Mungkin yang perlu diperbaiki Khansa dan Bisma harus mengurangi kesalahan kesalahan yang tidak perlu,” tandasnya. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#bridge #chemistry #Grand Final #Kota Malang