Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Target Pecah Rekor di Stadion Kanjuruhan

Mahmudan • Selasa, 23 Desember 2025 | 16:31 WIB
TAMPIL PRIMA: Pemain Arema FC Salim Tuharea (kiri) dijadwalkan melawan Joao Pereira Albertine di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang sore nanti (23/12).
TAMPIL PRIMA: Pemain Arema FC Salim Tuharea (kiri) dijadwalkan melawan Joao Pereira Albertine di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang sore nanti (23/12).

KABUPATEN – Laga melawan Arema FC sore nanti (13/12) menjadi tantangan serius bagi Madura United.Empat kali away di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, tim berjuluk Sappe Kerrabtersebut tidak pernah meraih poin penuh. Hasil imbang 1-1 pada 2017 lalu, selebihnya takluk di hadapan tim Singo Edan.

Madura United ingin pecah rekor dengan menargetkan poin penuh di Bumi Arema. Sebaliknya, laga sore nanti bisa saja malah menambah daftar kekalahan Madura United. Apalagi, Arema FC sedang berada dalam motivasi bagus seusai kembali dari jeda kompetisi. Mereka berhasrat kembali meraih tiga poin setelah tiga laga terakhir paceklik kemenangan.

Di sisi lain, Arema FC juga punya catatan bermain di kandang. Salim Tuharea cs belum pernah menang dalam empat laga kandang terakhir. Di laga kandang teranyar, Singo Edan takluk atas Persija Jakarta dengan skor 1-2 pada November lalu.“Kami tidak bisa berpatokan dengan statistik di masa lalu,” kata Asisten Pelatih Arema FC Andre Caldas kemarin.

Dia menilai kekuatan lawan maupun tim berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya. Sehingga apapun yang terjadi dari statistik tersebut, Andre harus tetap respek kepada lawan.

Berdasar pengamatannya, Madura United merupakan tim yang merepotkan. Itu karena musim lalu mereka berhasil mencuri tiga poin di kandang Singo Edan, kala bermain di Blitar. Mereka juga sering mendapatkan poin penuh ketika dalam keadaan inkonsisten.

Namun dia tidak memungkiri bahwa catatan selalu menang atas Madura United di Stadion Kanjuruhanharus terus berlanjut. Tujuannya agar bisa menghentikan rentetan kalah di kandang musim ini. Kemenangan tersebut bisa meningkatkan kepercayaan diri pemain sekaligus ingin memberi happy ending untuk Aremania. 

Demi bisa memuluskan langkah tersebut, Andre dan tim pelatih bekerja keras selama sepekan ini. Mereka memastikan skema yang dijalankan tidak berubah meskipun tanpa kehadiran Marcos Santos.

Pihaknya juga sudah mengantisipasi absennya lima pemain pilar.Di antaranya Dalberto Luan Belo, Ian Puleio, Julian Guevara, Betinho Filho, dan Anwar Rifai. Andre optimistis bahwa pemain yang lain bisa mengisi posisi tersebut dengan kualitas sama.

“Kami memang tampil tanpa beberapa pemain, tetapi semangat kami (memenangkan pertandingan ini) tetap sama,” tambahnya.

Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Madura United Carlos Parreira optimistis timnya bisa mencuri tiga poin di kandang lawan. Anak asuhnya sudah disiapkan dengan laga-laga berat, termasuk sore nanti. “Kami ingin bersaing dan tentu saja (target) tiga poin,” katanya.

Menurutnya, kondisi pincang Arema FC tanpa beberapa pemain tidak mengubah status mereka sebagai tim besar. Karena mereka juga memiliki pemain lain yang berkualitas seperti Valdeci Moreira, Salim Tuharea, sampai Matheus Blade.

Oleh karena itu, dia ingin anak asuhnya tampil seratus persen demi bisa mengakhiri rentetan dua kekalahan beruntun.(zan/dan)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #Madura United #stadion kanjuruhan #Kabupaten Malang