Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Arema FC Gagal Menang Lawan Madura United, Iksan Lestaluhu Jadi Penyelamat

Aditya Novrian • Rabu, 24 Desember 2025 | 01:46 WIB

Iksan Lestaluhu melepaskan tendangan ke gawang Madura United yang berbuah gol kedua untuk Arema FC pada Selasa (23/12) sore. (Darmono/Radar Malang)
Iksan Lestaluhu melepaskan tendangan ke gawang Madura United yang berbuah gol kedua untuk Arema FC pada Selasa (23/12) sore. (Darmono/Radar Malang)

KABUPATEN – Arema FC gagal mengamankan tiga poin saat menjamu Madura United, Selasa (23/12) sore. Singo Edan harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2-2 di kandang sendiri.

Meski demikian, Arema tetap menunjukkan performa solid meski tampil tanpa Dalberto Luan Belo. Sepanjang laga, Arema FC tidak terlalu dominan dalam menyerang.

Dari total 10 tembakan, hanya tiga yang mengarah ke gawang. Asisten Pelatih Arema FC Andre Caldas menyebut efektivitas menjadi kunci timnya terhindar dari kekalahan.

”Kami berusaha memaksimalkan peluang yang ada di dua babak,” ujarnya.

Namun, lini pertahanan Arema FC kecolongan lewat dua serangan balik cepat Madura United. Lulinha menjadi mimpi buruk tuan rumah setelah mencetak dua gol pada menit ke-43 dan 53 untuk Sappe Kerrab.

Andre menilai, sejatinya Arema FC berpeluang besar mengunci kemenangan. Terutama setelah Iksan Lestaluhu mencetak gol penyeimbang melalui sepakan jarak jauh pada menit ke-60. Sayangnya, peluang dari skema open play maupun set piece tak mampu dimaksimalkan hingga laga usai.

Meski belum meraih kemenangan kandang, Andre mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya. Mereka tetap menjalankan instruksi dengan baik meski tanpa kehadiran pelatih kepala Marcos Santos.

”Saya juga mengapresiasi penampilan Ikhsan yang tampil sangat bagus di laga ini,” tambahnya.

Hasil imbang tersebut menjadi modal penting bagi Arema FC menatap laga berikutnya. Mereka dijadwalkan menjamu Persita Tangerang di Stadion Kanjuruhan, 30 Desember mendatang. Andre berjanji menyiapkan tim lebih maksimal demi memutus tren tanpa kemenangan kandang dalam lima laga terakhir.

Sementara itu, Pelatih Kepala Madura United Carlos Parreira menilai pertandingan berjalan ketat. Timnya kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama dan baru tampil lebih lepas setelah jeda.

”Di babak kedua kami punya beberapa peluang, tapi tidak bisa dimanfaatkan,” katanya.

Menurut Carlos, performa timnya masih dalam tahap penyesuaian. Ia masih berupaya mengubah gaya bermain Madura United dibanding era pelatih sebelumnya. Meski gagal meraih kemenangan, dia optimistis timnya akan terus berkembang dengan meminimalkan kesalahan individu.

Hasil ini membuat Arema FC turun ke peringkat 11 klasemen sementara dengan koleksi 18 poin. Madura United tetap tertahan di posisi ke-14. (zan/adn)

Editor : Aditya Novrian
#Arema FC #BRI Super League #Madura United