MALANG KOTA – Prestasi atlet tak selalu harus dibaca dari jumlah medali. Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Malang memilih cara lain untuk mengukur perkembangan atlet binaannya. Yakni melalui peningkatan catatan waktu terbaik atau personal best di setiap kejuaraan.
Pendekatan itu terlihat jelas pada ajang East Java Youth and Kid’s Athletics 2025 yang digelar 21 Desember lalu. Sembilan atlet PASI Kota Malang tampil impresif. Mereka tidak hanya membawa pulang sembilan medali terdiri dua emas, lima perak, dan dua perunggu. Tetapi juga menunjukkan progres signifikan lewat perbaikan catatan individu.
Pelatih PASI Kota Malang Onny Chandra Sofie menyebut, hampir seluruh atlet yang diturunkan mampu mencatatkan waktu terbaik sepanjang kariernya. ”Di kejuaraan ini anak-anak jauh lebih baik hasilnya, bahkan sampai memecahkan personal best,” ujarnya.
Onny menilai, hasil tersebut tidak datang secara instan. Salah satu faktor penentu adalah tingkat persaingan yang semakin ketat. East Java Youth and Kid’s Athletics dikenal sebagai ajang bergengsi untuk kelompok umur. Pesertanya berasal dari berbagai sekolah, bukan membawa nama daerah, dan banyak di antaranya rutin tampil di kejuaraan nasional.
Kondisi itu membuat setiap atlet dipaksa tampil maksimal. Menurut Onny, atmosfer kompetitif justru memacu anak-anak untuk berani mengeluarkan kemampuan terbaiknya. ”Mereka terpacu karena tahu lawan-lawan yang dihadapi kualitasnya bagus,” katanya.
Selain faktor kompetisi, konsistensi latihan juga menjadi kunci. Meski sebagian atlet masih berusia di bawah 10 tahun, program latihan yang berkelanjutan dinilai mampu meningkatkan kekuatan fisik dan mental bertanding. Onny menyebut, fondasi ini penting untuk pembinaan jangka panjang.
Dia optimistis performa atlet PASI Kota Malang masih bisa ditingkatkan. Namun, ada syarat yang harus dijaga. Disiplin latihan dan menjaga kondisi fisik, termasuk saat masa liburan, menjadi hal krusial. ”Kalau mereka tetap konsisten dan tidak banyak absen latihan, saya yakin catatan mereka bisa terus meningkat,” tegasnya. (zan/adn)
Editor : A. Nugroho