Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Absen Satu Bulan Jadi Momen Berbenah

Galih R Prasetyo • Jumat, 2 Januari 2026 | 10:28 WIB
INGIN LEBIH BAIK: Julian Guevara (kiri) melakukan persiapan sebelum melawan Persita Tangerang dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, 30 Desember 2025.
INGIN LEBIH BAIK: Julian Guevara (kiri) melakukan persiapan sebelum melawan Persita Tangerang dalam laga BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, 30 Desember 2025.

MALANG KOTA- Arema FC melawan Persita Tangerang kemarin, menghadirkan momen spesial untuk Julian Guevara. Itu karena, pemain berkebangsaan Colombia itu bisa kembali bermain setelah absen hampir satu bulan lamanya. Dia terpaksa melewatkan tiga laga Singo Edan akibat menjalani sanksi kartu merah.

Pemain berusia 33 tahun itu menjabarkan, tidak bermain dengan waktu cukup lama sangat menguji kesabarannya. Tidak bisa membantu tim saat berjuang di kompetisi memberikan tekanan untuk psikis. Itu menyusul, hanya melakukan rutinitas latihan dan melihat pertandingan Arema FC dari tribun.

”Bagi saya, hukuman ini terasa sangat lama. Itu membuat saya rindu kembali bermain di lapangan,” katanya. Meski tidak bisa tampil, Julian tetap bekerja keras setiap hari. Dirinya juga berusaha melakukan introspeksi diri selama menjalani sanksi kartu merah.

Guevara menjabarkan, berniat lebih berhati-hati saat mengambil keputusan. Tidak gampang terpancing situasi yang bisa berakibat merugikan. Lalu, lebih menyadari adanya Video Assistant Referee (VAR).

Menurutnya, kartu merah yang dia dapatkan memberi banyak pelajaran berharga. Salah satunya, membuat dirinya tersadar bermain dengan 10 orang merugikan Singo Edan. Kondisi tersebut juga akan berdampak ke minimnya opsi pelatih di pertandingan berikutnya.

Selama menjalani sanksi larangan bertanding, Guevara sempat menjalani peran baru saat sesi latihan tim. Dirinya kerap mengorganisir rekan-rekannya saat menjalani mini games. Kemampuannya berbicara dengan bahasa Indonesia, membuatnya jadi jembatan komunikasi antara pemain dan pelatih.

Selain itu, dia juga menganalisis kekuatan calon lawan Arema FC. Sebelum laga kemarin, memetakan pemain-pemain Persita yang bisa jadi ancaman pertahanan Singo Edan. ”Saya mengamati penyerang mereka, salah satunya Hokky Caraka. Dia pemain muda yang punya banyak pengalaman di liga,” tambahnya.

Sebelum melawan Singo Edan, Hokky mencetak brace ke gawang Persik Kediri. Guevara siap memberikan terbaik selama dapat kesempatan bermain. Dia ingin performa bisa membantu Singo Edan meraih kemenangan. (zan/gp)

Editor : A. Nugroho
#Arema FC #Kota Malang #VAR (video assistant referee) #Singo Edan