KABUPATEN- Misi Arema FC bangkit dalam laga BRI Super League pekan ke-16 menghadapi tantangan. Singo Edan tidak mempunyai banyak waktu untuk bersiap sebelum melawan Bali United besok (4/12). Ian Puleio dan kawan-kawan baru berlatih pada Kamis lalu (1/1) setelah melawan Persita Tangerang (30/12).
Kemarin (2/1) penggawa Singo Edan berangkat ke Bali. Mereka akan memaksimalkan waktu dua hari di Pulau Dewata untuk menempa diri. Fokusnya recovery dan menyiapkan tactical demi meredam Serdadu Tridatu-julukan Bali United.
Pelatih Kepala Arema FC Marcos Santos tidak menampik jadwal laga sebelum melawan Bali United memberi tantangan untuk tim. Pemain dituntut mempunyai recovery yang baik supaya bisa tampil 100 persen di pertandingan. Sedangkan pelatih harus putar otak untuk meramu skuad.
”Kami tidak bisa memaksa mereka (pemain) bermain terus, itu bisa meningkatkan potensi cedera,” kata pelatih asal Brasil itu. Menurutnya sejumlah penggawa menghadapi risiko kelelahan karena padatnya jadwal pertandingan. Sebelum melawan Bali United, Singo Edan bertanding dua kali dalam rentang waktu tujuh hari.
Karena itu, Marcos akan menyiapkan rotasi pemain. Penggawa tim yang sedang dalam kondisi kurang bagus akan diberi waktu istirahat. Sedangkan pemain-pemain yang baru pulih cedera akan diatur waktu bermainnya.
Rotasi starting eleven tersebut tidak hanya ditujukan ke pemain yang kelelahan. Namun, juga untuk penggawa Singo Edan yang tampil kurang memuaskan pada laga terakhir. Dia merasa, pemain tersebut harus berbenah dan bekerja keras agar bisa meyakinkan tim pelatih.
”Pembenahan harus terus dilakukan jika kami ingin dapat hasil lebih baik (dibandingkan laga sebelumnya),” papar Marcos. Karena itu, dalam waktu persiapan yang singkat tim pelatih memberikan hasil evaluasi ke masing-masing pemain. Itu dilakukan supaya penggawa tim tahu apa yang harus ditingkatkan.
Setelah kekalahan melawan Persita, manajemen dan tim pelatih Arema FC memang langsung melakukan evaluasi. Kekurangan tim jadi catatan dan bahan perbaikan. Tujuannya supaya hasil negatif menghadapi Pendekar Cisadane tidak terulang.
Perlu diketahui, performa Bali United lebih positif dibandingkan Arema FC. Klub bermarkas di Stadion Kapten I Wayan Dipta tidak terkalahkan dalam empat laga terakhir. Mencatatkan nirbobol saat menghadapi Dewa United.
Sementara itu, penyerang muda Arema FC Razzaa Fachrezi memastikan rekan-rekannya tidak menyerah. Hasil minor lawan Persita Tangerang jadi bahan perbaikan. ”Kami sudah melakukan evaluasi sebelum melawan Bali United,” katanya. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho