PERSIKOBA Batu memiliki cara berbeda dalam memanfaatkan jeda kompetisi Liga 4. Tim pelatih lebih memilih memaksimalkan latihan harian demi menjaga kondisi fisik pemain. Dibandingkan melangsungkan pertandingan uji coba.
Pelatih Kepala Persikoba Batu Arif Suyono menjelaskan, ada sejumlah alasan mengapa timnya lebih memilih fokus latihan. Pertama, perlu memaksimalkan recovery pemain setelah jadwal padat di babak 64 besar Liga 4 Regional Jatim. Sementara jeda yang tersedia hanya tiga minggu sebelum bertanding di fase 32 besar.
”Berdasar pertimbangan matang, kami cukup melakukan sekali uji coba saja,” ujar dia. Latih tanding tersebut sudah mereka lakukan saat menghadapi Balikpapan FC pada 21 Desember lalu. Pada waktu itu, tim berjuluk Elang Putih itu berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0.
Arif menjabarkan, laga uji coba yang semakin banyak justru bisa merugikan tim. Waktu pemulihan pemain bisa jauh lebih lama karena harus bertanding satu sampai dua kali dalam satu pekan. Sehingga saat kembali berkompetisi, performa pemain berpotensi menurun.
Selain itu, Persikoba Batu juga harus selektif dalam memilih lawan uji coba. Alasannya, klub Liga 2 dan Liga 3 belum memungkinkan diajak bertanding karena masih menjalani kompetisi. Selain itu harus berhati-hati untuk menghindari risiko cedera.
Dia tidak mempermasalahkan saat timnya harus menjalani latihan lebih panjang. Penggawa tim bisa memaksimalkan waktu tersebut untuk meningkatkan chemistry. ”Kami perlu mengintegrasikan pemain baru dan cadangan agar lebih solid lagi,” jelas dia.
Target Elang Putih dalam babak 32 besar tidak sekadar bertanding. Klub ingin lolos dan melangkah jauh. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho