KABUPATEN – Tim pelatih Arema FC masih harus putar otak untuk menentukan komposisi pemain di laga BRI Super League Minggu nanti (11/1). Singo Edan berpeluang masih akan tampil tanpa banyak opsi pemain di lini serang saat melawan Persik Kediri. Itu akibat, Dalberto Luan Belo dan Salim Tuharea diragukan untuk berlaga.
Dalberto belum terlihat kembali berlatih. Sedangkan Salim perlu proses untuk pulih. Dia sebelumnya absen saat melawan Bali United (4/1) akibat mengalami problem kaki. Dia mulai merasakan masalah di bagian paha saat Singo Edan melawan Persita Tangerang, 30 Desember lalu.
”Dia mengalami bengkak di otot pahanya, jadi kami tidak bisa memaksanya bermain di laga terakhir (melawan Bali United),” ujar Fisioterapi Arema FC Reta Arroyan. Langkah tersebut harus diambil tim medis Singo Edan supaya tidak memperparah kondisi mantan penggawa Madura United itu. Saat terus berlaga membuatnya berpotensi mengalami cedera hamstring.
Akibat itu, dia perlu menjalani pemulihan selama 10 hari. Salim akan didampingi Reta untuk mengembalikan kondisi ototnya seperti semula. Saat ini proses pemulihan Salim berjalan dengan baik. Dia sudah tidak mengalami bengkak. Saat progres recovery berjalan lebih cepat, dirinya bisa kembali latihan di lapangan bersama rekan-rekannya.
Lantas, apakah Salim bisa turun menghadapi Persik Kediri? Reta menyebut, peluang tersebut terbuka untuk pemain asal Tulehu tersebut. ”Kondisinya memungkinkan (untuk tampil). Namun, kami harus melihat perkembangannya terlebih dahulu,” tambah dia.
Di tempat terpisah, Pelatih Kepala Marcos Santos mengungkapkan sangat senang dengan perkembangan pemain yang alami masalah kebugaran. Menurutnya, hal itu menjadi tanda positif untuk Arema FC. ”Kami bisa menurunkan 11 pemain terbaik untuk menghadapi Persik Kediri,” tandasnya.
Disinggung soal Dalberto Luan Belo, dia berharap sang pemain bisa bermain. Tersedia saat menghadapi Persik Kediri. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian