AWAL tahun 2026 menjadi bulan yang sibuk untuk para atlet IBCA-MMA Kota Malang. Mereka sedang meningkatkan intensitas latihan dengan menempa diri setiap hari. Tujuannya, supaya tampil dengan performa maksimal dan meraih prestasi saat mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim 2026 pada 22 Januari mendatang.
Wakil Ketua Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art (IBCA-MMA) Kota Malang Sendik Giantoro menjabarkan, ajang tersebut selalu digelar dua bulan sekali. Mereka sudah mengikuti kejuaraan itu pada November tahun lalu. Pada waktu itu, berhasil meraih dua medali emas, dua perak, dan satu perunggu dari tujuh atlet yang diberangkatkan.
”Kalau untuk (Kejurprov) edisi Januari nanti kami berencana menurunkan 15 atlet,” katanya. Berencana turun di kategori junior, youth, dan senior. Nomor tersebut dipilih setelah melihat ketersediaan atlet yang siap untuk bertanding.
15 atlet yang diturunkan di Kejurprov merupakan hasil dari seleksi ketat. Meski sudah memiliki atlet andalan, mereka tetap melakukan sistem seleksi. Langkah ini dilakukan agar semua atlet memiliki kesempatan yang sama untuk berlaga. Selain itu, cabor ingin menurunkan atlet yang benar-benar siap.
Sendik menjabarkan, persiapan yang dilakukan anak asuhnya berjalan baik dan cukup matang. Mereka tinggal menjaga kebugaran agar terhindar dari potensi cedera. ”Target kami ingin mendapatkan juara umum,” jelas dia.
Menurutnya, keuntungan meraih medali di kejuaraan tersebut tidak hanya menambah prestasi cabor atau atlet. Lebih jauh, bisa membuka peluang dan kesempatan atlet untuk berlaga di kejuaraan level nasional. Contohnya, PON Bela Diri. Pengurus IBCA-MMA Jawa Timur memilih atlet Puslatda dari melihat performa saat Kejurprov. (zan/gp)
Editor : Aditya Novrian